Menghadapi presentasi, sidang skripsi, atau ujian lisan sering kali memicu rasa gugup yang berlebihan pada pelajar dan mahasiswa. Dalam ajaran Islam, umat muslim sangat dianjurkan untuk memohon ketenangan hati serta kemudahan kepada Allah SWT sebelum menjalani urusan penting tersebut.
Dilansir dari Detikcom, terdapat beberapa rangkaian doa yang bisa diamalkan untuk menenangkan diri dan memperlancar lisan. Salah satu yang paling populer adalah doa Nabi Musa AS saat beliau memohon kelancaran berbicara sebelum berhadapan dengan Firaun.
Ustadz Imam Mubarok dalam buku Pintar Hafalan Bacaan Shalat Plus Doa Harian menjelaskan sebuah doa yang dapat dibaca agar tidak merasa gugup saat menyampaikan materi atau menjalani ujian lisan.
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مَخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا.
Arab latin: Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiw wa akhrijnii mukhraja shidqiw waj'al lii mil ladunka sulthaanan nashiiraa.
Artinya: "Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar, keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar, serta berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong."
Doa Nabi Musa Memohon Kelancaran Berbicara
Buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor menyebutkan bahwa Nabi Musa AS sempat merasa khawatir ketika diperintahkan berdakwah kepada Firaun. Beliau merasa kurang percaya diri karena keterbatasan dalam berbicara secara fasih.
Nabi Musa AS kemudian memohon agar dilapangkan dada serta dimudahkan segala urusannya. Doa ini kini sering digunakan umat Islam saat menghadapi wawancara, pidato, hingga presentasi penting.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Arab latin: Rabbisyrah lii shadrii wa yassir lii amrii wahlul 'uqdatam min lisaanii yafqahuu qaulii
Artinya: "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS Thaha: 25-28)
Rangkaian Doa Persiapan Ujian Lainnya
Selain doa kelancaran bicara, terdapat beberapa doa lain yang dapat dipraktikkan mulai dari sebelum memasuki ruangan hingga saat menemui soal yang sulit.
Doa Sebelum Mengikuti Ujian
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَأَعِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا وَ عَلَّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ.
Arab latin: Subhaanakallaahumma laa ilma lanaa illaa maa 'allamtanaa wa'allimnaa maa yanfa'unaa wa baarik lanaa fii maa 'allamtanaa innaka antal 'aliimul hakiimu.
Artinya: "Maha Suci Engkau ya Allah, kami tidak akan memiliki ilmu kecuali Engkau mengajari kami, maka ajarilah kami ilmu yang bermanfaat bagi kami dan berkahilah kami dalam apa yang telah Engkau ajari untuk kami. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu lagi Maha Bijaksana."
Doa Masuk Ruang Ujian
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ خَيْرُ الْمَوْلَجِ وَخَيْرُ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا بِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Arab latin: Allaahumma innii as-aluka khairal muulaji wa khairal mukhraji. Bismillaahi waljnaa bismillaahi kharajnaa wa'allallaahi rabbuna tawakkalnaa.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, sebaik-baiknya tempat masuk dan sebaik-baiknya tempat keluar. Dengan nama Allah, kami masuk. Dengan nama Allah, kami keluar. Dan, kepada Allah Tuban kami, kami berserah diri."
Doa Saat Menghadapi Soal Sulit
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعEL الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سهلاً.
Arab latin: Allaahumma laa sahla illaa maa ja'altahuu sahlan wa anta taj'alul huzna idzaa syi'ta sahlan.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan selain telah Engkau jadikan mudah, dan Engkau, jika Engkau kehendaki, dapat menjadikan kesedihan itu menjadi kemudahan."
Umat Islam diajarkan untuk mengiringi doa-doa ini dengan ikhtiar maksimal melalui belajar yang sungguh-sungguh serta bertawakal atas hasil terbaik yang diberikan oleh Allah SWT.