Komisi X DPR Soroti Kematian Siswa SMK Samarinda Akibat Sepatu Sempit

Komisi X DPR Soroti Kematian Siswa SMK Samarinda Akibat Sepatu Sempit

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menanggapi kasus kematian seorang siswa SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipicu oleh penggunaan sepatu kekecilan. Kabar duka ini mencuat setelah korban menghembuskan napas terakhir pada Jumat (24/4/2026) akibat komplikasi kesehatan.

Kematian pelajar bernama Mandala Rizky Syahputra (16) tersebut dianggap sebagai peringatan keras bagi instansi pendidikan di seluruh Indonesia. Pihak legislatif menilai insiden ini merefleksikan adanya persoalan mendalam pada aspek sosial dan ekonomi peserta didik.

"Kami memandang peristiwa ini sebagai alarm penting bagi sistem pendidikan nasional untuk lebih peka terhadap kesejahteraan peserta didik secara utuh," kata Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR.

Penegasan tersebut didasari pada keterkaitan erat antara proses belajar dengan kondisi kesehatan serta latar belakang ekonomi keluarga siswa. Legislator tersebut juga mendorong dilakukannya investigasi medis untuk memastikan penyebab utama kematian korban secara objektif.

"Dugaan bahwa penggunaan sepatu yang sudah kekecilan berkontribusi pada pembengkakan hingga berujung fatal tentu perlu ditelusuri secara medis secara menyeluruh," ujarnya.

Sorotan juga diarahkan pada kendala finansial keluarga yang mengakibatkan kebutuhan pokok siswa, seperti perlengkapan sekolah yang layak, tidak terpenuhi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai adanya hambatan akses layanan kesehatan yang memicu memburuknya infeksi pada kaki korban.

"Sekolah tidak cukup hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga harus memiliki mekanisme deteksi dini terhadap kondisi kesehatan dan sosial siswa, termasuk memastikan tidak ada peserta didik yang mengalami keterbatasan perlengkapan dasar," ungkapnya.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait diminta untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah guna memperkuat distribusi bantuan perlengkapan sekolah dan optimalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Integrasi dengan program perlindungan sosial dianggap krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

"Kami Komisi X selalu mendorong terhadap penguatan kebijakan yang memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan manusiawi, sehingga kasus serupa tidak kembali terulang," tegasnya.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Nasional, Mandala Rizky Syahputra merupakan siswa kelas 2 SMK yang mengalami infeksi kaki setelah menggunakan sepatu yang tidak lagi muat. Kondisi fisiknya menurun drastis saat menjalani magang di sebuah pusat perbelanjaan sebelum akhirnya meninggal dunia dalam kondisi tidur.

Artikel terkait

Rekomendasi