Anggota DPR Tubagus Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam LPDP Ditinjau

Anggota DPR Tubagus Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam LPDP Ditinjau

Anggota Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin meminta pemerintah meninjau ulang pelibatan TNI dalam program pembekalan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan setiap institusi negara bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

"Pelibatan TNI dalam konteks ini perlu ditinjau ulang. Kita harus memastikan bahwa setiap institusi negara bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya," kata Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya pengkajian cermat agar kebijakan tersebut tidak menabrak peraturan perundang-undangan. Hasanuddin yang juga purnawirawan Mayor Jenderal TNI menyatakan kekhawatiran terkait dampak terhadap profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara.

"Semakin sering TNI dilibatkan dalam urusan di luar pertahanan, dikhawatirkan akan berdampak pada konsistensi dan komitmen dalam menjalankan tugas utamanya," ujarnya.

Hasanuddin merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 yang mengatur kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebanyak 16 jenis tugas. Menurutnya, fokus dan kesiapsiagaan TNI berpotensi terganggu jika terus dilibatkan pada urusan di luar tugas utama pertahanan.

"Kita perlu memastikan bahwa setiap program berjalan tepat sasaran, efektif, dan tetap dalam kerangka tata kelola yang baik," ungkapnya.

Dia berpendapat pembekalan awardee LPDP seharusnya lebih ditekankan pada kapasitas akademik, riset, dan kompetensi ilmiah sesuai tujuan mencetak SDM unggul. Nilai kedisiplinan serta cinta Tanah Air dinilai bisa ditanamkan melalui pendekatan dunia pendidikan tanpa harus melibatkan militer.

Dilansir dari Nasional, program Persiapan Keberangkatan (PK) LPDP yang melibatkan TNI Angkatan Udara ini berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sejak Senin (4/5/2026) hingga Sabtu (9/5/2026). Peserta jenjang S2 dan S3 diberikan materi penguatan mental serta kepemimpinan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kehadiran TNI diperlukan guna memperkokoh jiwa nasionalisme para penerima beasiswa. Hal ini diharapkan mampu mendorong para lulusan untuk kembali berkontribusi bagi Indonesia setelah menyelesaikan studi.

"Jadi, utamanya itu, biar mentalnya kuat, cinta negara, dan bisa balik lagi ke sini dan menyumbang ilmunya di sini," ujar Purbaya dikutip dari Antara pada Senin (4/5/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi