Sebanyak empat bayi harimau sumatera lahir dengan sehat di Howletts Animal Park, Inggris, pada Kamis (9/4/2026). Kelahiran satwa yang terancam punah ini merupakan momen pertama bagi jenis harimau tersebut di taman margasatwa dekat Canterbury tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Kondisi ini menjadi dorongan besar bagi kelangsungan hidup subspesies harimau terkecil asal Pulau Sumatera tersebut. Saat ini, populasi harimau sumatera di alam liar diperkirakan hanya tersisa kurang dari 400 ekor akibat ancaman kerusakan habitat serta perburuan liar.
Juru bicara Howletts Wild Animal Park memberikan penjelasan mengenai signifikansi dari kelahiran keempat anak harimau tersebut bagi institusi mereka dan dunia konservasi.
"Ini adalah momen yang sangat penting bagi Howletts dan bagi konservasi spesies luar biasa ini,β kata juru bicara Howletts Wild Animal Park, dikutip dari BBC, Jumat (22/5/2026).
Pihak pengelola taman margasatwa juga mengonfirmasi bahwa seluruh bayi harimau berada dalam kondisi sehat. Mereka terus tumbuh dengan baik selama beberapa minggu pertama di dalam sarang bersama induknya.
"Keempat anak harimau itu sehat, berbulu lebat, dan tumbuh dengan baik,β ujar pihak taman, dikutip dari Independent.
Petugas juga mencatat keunikan dari anak-anak harimau tersebut, di mana salah satunya sangat vokal memanggil induknya, sementara yang lain memiliki ukuran tubuh lebih besar. Bayi-bayi tersebut lahir dari induk betina bernama Tipah yang berusia tujuh tahun dan jantan bernama Nakal yang berusia 12 tahun.
Para penjaga satwa mengungkapkan bagaimana perilaku Tipah dalam mengasuh anak-anaknya meskipun momen ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi seorang induk.
βTipah terlihat tenang, penuh perhatian, dan nyaman dengan peran barunya sebagai induk,β kata penjaga satwa.