Unggahan yang menyebutkan seorang pria berusia 128 tahun mengaku sebagai Adolf Hitler dipastikan tidak benar. Kabar burung ini sempat menyebar luas melalui beberapa situs berita luar negeri seperti Sabah, Haberler, dan Son Dakika.
Narasi yang beredar mengeklaim bahwa imigran tersebut muncul setelah dinas rahasia Israel berhenti mencari mantan penjahat perang Nazi. Informasi ini dilansir dari Detik iNET yang merujuk pada hasil verifikasi fakta terhadap keaslian cerita tersebut.
Asal-usul kabar ini ternyata bersumber dari World News Daily Report, sebuah situs yang khusus menyajikan konten satir dan parodi. Situs tersebut secara terbuka menyatakan bahwa seluruh karakter dan artikel di dalamnya merupakan fiksi belaka.
"Semua karakter yang muncul dalam artikel di situs web ini - bahkan yang berdasarkan orang nyata - sepenuhnya fiktif dan kemiripan apa pun antara mereka dan siapa pun, yang hidup, mati, atau tidak mati, hanyalah keajaiban semata," tulis World News Daily Report.
Pria lanjut usia yang fotonya digunakan dalam klaim hoaks tersebut sebenarnya adalah Francis Morris. Ia merupakan warga asal Huddersfield, Inggris, yang merayakan ulang tahun ke-100 pada tahun 2014 silam.
Selain identitas pria tersebut, foto perempuan yang disebut sebagai istrinya juga merupakan manipulasi informasi. Foto itu diketahui sebagai foto stok (stock photo) yang diambil dari situs penyedia konten visual, Shutterstock.
Kumpulan Berita Palsu Lainnya
Situs World News Daily Report memang sering memproduksi narasi aneh yang tidak masuk akal. Selain isu Adolf Hitler, mereka pernah mengunggah cerita tentang pensiunan tukang pos yang diklaim memiliki lebih dari 1.300 anak haram.
Ada pula klaim tidak berdasar mengenai tokoh Rockefeller yang disebut telah menjalani belasan kali transplantasi organ tubuh. Cerita lain yang tak kalah janggal adalah roket Nazi tahun 1944 yang diprediksi akan menghantam New York dalam waktu dekat.
Berdasarkan laporan dari Teyit, seluruh klaim mengenai pria 128 tahun yang mengaku sebagai diktator Nazi tersebut sepenuhnya adalah karangan atau konten satir yang disalahpahami sebagai berita nyata oleh masyarakat luas.