Infrastruktur di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) kini sedang dimatangkan untuk menyambut puncak ibadah haji. Sejumlah pembaruan fasilitas mulai diimplementasikan guna memastikan kelancaran prosesi ibadah bagi seluruh jamaah.
Dikutip dari Cahaya, Tim Media Center Haji (MCH) bersama Satgas Operasi Armuzna telah melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan berbagai fasilitas pendukung di lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan maksimal selama masa puncak haji berlangsung.
Kawasan Arafah mendapatkan perhatian khusus melalui pemasangan kamera pengawas CCTV di setiap lorong antar-tenda. Teknologi ini difungsikan untuk memantau keamanan jamaah secara terus-menerus selama 24 jam penuh.
Kondisi di dalam tenda juga mengalami perubahan signifikan dengan adanya lapisan lantai tambahan yang lebih tebal di atas tanah gurun. Inovasi ini bertujuan untuk meratakan permukaan sekaligus meminimalisir hantaran panas ekstrem dari tanah ke dalam area istirahat.
Fasilitas pendukung di dalam tenda akan dilengkapi dengan karpet serta kasur busa yang baru bagi setiap individu. Paket perlengkapan tidur yang disediakan mencakup bantal, seprai, hingga selimut untuk mendukung istirahat jamaah.
Guna meredam suhu tinggi yang kerap terjadi di Arafah, pengelola telah memasang unit pendingin ruangan atau AC dalam jumlah memadai. Setiap tenda nantinya akan didukung oleh dua hingga tiga unit AC agar sirkulasi udara tetap sejuk.
Optimalisasi Fasilitas Sanitasi dan Aksesibilitas
Perbaikan menyeluruh turut menyasar sektor sanitasi di lingkungan Arafah dengan menyediakan pilihan toilet jongkok maupun duduk. Area ini juga dirancang lebih inklusif melalui penambahan tangga dan jalur khusus bagi jamaah disabilitas.
Masalah antrean panjang di area toilet pria diantisipasi dengan penyediaan urinoir tambahan di bagian luar. Fasilitas ini khusus disediakan bagi jamaah yang hanya memerlukan buang air kecil, sehingga kepadatan di dalam toilet utama dapat dikurangi secara efektif.
Evaluasi Kesiapan Infrastruktur di Mina
Setelah meninjau Arafah, petugas melanjutkan pemeriksaan ke wilayah Mina untuk memantau progres penyiapan kasur dan fasilitas pendukung lainnya. Beberapa catatan evaluasi telah diserahkan kepada pihak syarikah agar segala kekurangan teknis dapat segera diperbaiki.
Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, menyatakan bahwa perkembangan infrastruktur tahun ini mengalami lompatan yang cukup besar jika dibandingkan dengan periode pengecekan sebelumnya.
"Pada saat awal kita melakukan pengecekan progres baru mencapai sekitar 60 persen. Hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya," ujar Muftiono.