Fasilitas Baru Jemaah Haji di Tanah Suci Siap Manjakan Mobilitas

Fasilitas Baru Jemaah Haji di Tanah Suci Siap Manjakan Mobilitas

Fasilitas baru yang siap memanjakan jemaah haji kini tengah dirampungkan oleh Pemerintah Arab Saudi di Tanah Suci. Langkah jor-joran ini diambil melalui penyelesaian serangkaian proyek infrastruktur demi mendongkrak kesiapan operasional, mobilitas, serta kenyamanan selama musim haji.

Perluasan tempat peristirahatan di sepanjang rute pejalan kaki menjadi salah satu aspek yang paling terasa, seperti dilansir dari Detikcom. Area siap pakai pada fase kedua ini mendapatkan tambahan luas mencapai 36.000 meter persegi.

Berbagai fasilitas penunjang telah disediakan pada area tersebut. Mulai dari ruang duduk yang nyaman, kios layanan, kanopi peneduh dengan kipas kabut (mist fan), hingga lantai karet khusus yang dirancang agar kaki jemaah tidak cepat lelah saat berpindah antar-situs suci.

Proyek penghijauan fase kedua juga berjalan demi membuat pemandangan semakin asri dan adem. Kidana Development Co., selaku lengan eksekutif Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Situs Suci, telah menanam lebih dari 60.000 pohon di kawasan tersebut.

Sistem pendingin udara menjadi prioritas utama demi menghadapi cuaca panas menyengat. Kidana mengganti 400 kolom kipas kabut di halaman Jembatan Jamarat melalui dua fase pengerjaan.

Hampir 180.000 jemaah per jam yang hendak melakukan ritual lempar jumrah dapat dilayani oleh sistem pendingin canggih ini. Kawasan di sekitar Gunung Arafah juga dibuat semakin sejuk melalui proyek naungan dan pendinginan fase kedua yang mencakup area seluas lebih dari 272.000 meter persegi.

Fasilitas super lengkap kini tersedia di Arafah, yang meliputi 18 kanopi modern, 36 kipas kabut, 7 unit pendingin udara besar, serta 107 kolom kabut tambahan.

Pemangkasan Antrean Toilet Mina dan Penambahan Eskalator

Kabar baik juga hadir bagi jemaah di Mina terkait penambahan 18 kompleks toilet baru. Kini, totalnya menjadi 79 kompleks toilet dua lantai yang mencakup 7.838 toilet, sehingga kapasitas fasilitas sanitasi meningkat dan memangkas waktu tunggu secara signifikan.

Urusan mobilitas jemaah di Mina dipermudah lewat rampungnya proyek eskalator tiga fase. Total eskalator di Mina saat ini mencapai 74 unit, termasuk 10 unit baru gres yang ditempatkan di delapan titik lokasi strategis.

Jalur pejalan kaki di area Al-Sha'ibayn, Mina, kini telah tertutup naungan seluas 103.000 meter persegi. Area ini dilengkapi 1.062 kipas kabut, termasuk 72 kipas baru, serta kamera pengawas (CCTV) canggih untuk memantau keamanan.

Fasilitas Digital dan Pasokan Energi Jumbo

Secara keseluruhan, pengembangan jalur pejalan kaki kini membentang lebih dari 240.000 meter persegi. Jalur ini diselimuti 150.000 meter persegi lantai karet, 25.000 meter persegi ruang hijau, 241 kolom kipas kabut, dan 240 unit pengisian daya (charging station) perangkat pintar atau HP.

Lebih dari 6.000 kolom kabut dan 25.000 keran air dingin siap melepas dahaga jemaah di seluruh situs suci. Semua fasilitas vital ini dipantau secara digital lewat kontrol pengawasan dan sistem akuisisi data (SCADA).

Sistem digital memonitor langsung pergerakan dan kondisi dari 400 tangki cadangan air, lebih dari 300 sistem pendingin, 800 panel listrik, 500 kipas kabut, serta 1.000 kompleks toilet.

Proyek perumahan Rabiah Kidana seluas lebih dari 33.000 meter persegi dan proyek Tenda Kidana Al-Khaif seluas lebih dari 24.000 meter persegi juga dilaporkan telah selesai dikerjakan.

Sektor energi mengalami peningkatan masif dengan jaringan listrik yang mencapai kapasitas total 550 megavolt-ampere. Sementara itu, pengembangan sistem jaringan proteksi kebakaran dan pendingin udara telah menyentuh 188 blok perumahan yang terdiri dari 565 kamp jemaah.

Jumlah merek (brand) yang berpartisipasi menyediakan layanan di tempat-tempat suci melonjak drastis menjadi 66 merek guna memenuhi kebutuhan logistik, konsumsi, dan belanja jemaah. Angka ini mewakili pertumbuhan tajam sebesar 127 persen dibanding musim sebelumnya.

Artikel terkait

Rekomendasi