Mahkamah Kasasi Italia Kabulkan Gugatan Identitas Flavia Borzone

Mahkamah Kasasi Italia Kabulkan Gugatan Identitas Flavia Borzone

Wanita asal Italia, Flavia Borzone, mendapatkan izin dari Mahkamah Kasasi Italia untuk menguji klaimnya sebagai putri kandung dari pengusaha kaya Tonino Lamborghini guna mengakhiri perjuangan panjang mendapatkan pengakuan hukum.

Keputusan pengadilan tertinggi tersebut, seperti dilansir dari Wolipop, menyatakan bahwa Borzone secara biologis bukan anak dari pria yang membesarkannya di Napoli. Putusan ini membuka peluang pembuktian identitas aslinya sebagai keturunan dari keluarga pendiri merek mobil sport mewah Lamborghini.

Borzone, yang saat ini berusia 37 tahun, menyatakan bahwa ibunya, seorang penyanyi opera bernama Rosalba Colosimo, bertemu Tonino Lamborghini di Milan pada akhir 1980-an. Hubungan tersebut diklaim menghasilkan kelahiran Borzone pada tahun 1988.

Upaya pembuktian identitas ini mencakup tindakan nekat Borzone menyewa detektif pribadi untuk mengambil sampel DNA Elettra Lamborghini, anak sah Tonino, melalui sedotan bekas minuman pada 2024. Meskipun pengujian tersebut menunjukkan mereka adalah saudara tiri, pihak keluarga Lamborghini sempat menolak legalitas bukti yang diambil tanpa izin tersebut.

Sergio Culiersi, selaku pengacara Borzone, menegaskan bahwa langkah hukum ini murni bertujuan untuk menetapkan status kliennya sebagai anggota keluarga Lamborghini.

"Yang kami upayakan sekarang adalah menetapkan fakta bahwa gadis ini adalah anak Lamborghini. Dia adalah perempuan muda yang telah banyak menderita," ujar Sergio Culiersi, pengacara Borzone.

Culiersi menambahkan bahwa kliennya telah melewati proses yang sulit sebelum akhirnya pengadilan mengizinkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai asal-usulnya. Fokus tim hukum saat ini adalah validasi fakta biologis klien mereka di mata hukum Italia.

Jika statusnya sebagai anak Tonino Lamborghini diakui secara resmi, Borzone berpotensi menerima bagian dari kekayaan yang setara dengan lima anak Tonino lainnya. Bisnis gaya hidup Tonino dilaporkan memiliki omzet mencapai 400 juta euro pada 2017.

Borzone sendiri menyatakan bahwa motif utamanya bukanlah pencemaran nama baik, melainkan hak untuk mengetahui identitas orang tua kandungnya.

"Saya tidak ingin menyinggung siapa pun. Saya hanya ingin tahu saya ini anak siapa," ungkap Flavia Borzone, penggugat.

Perjuangan hukum ini telah berlangsung sejak Borzone pertama kali mengungkap klaimnya ke hadapan publik pada tahun 2019. Sebelumnya, Borzone dan ibunya sempat menghadapi tuntutan pencemaran nama baik, namun akhirnya dibebaskan oleh pengadilan pada tahun 2024.

Artikel terkait

Rekomendasi