Forbes Asia resmi merilis daftar "30 Under 30" pada Kamis, 28 Mei 2026, untuk mengapresiasi generasi muda berbakat di Asia Pasifik, mulai dari perintis robotika asal Tiongkok hingga musisi dan atlet berprestasi dari Filipina.
Para nominator dipilih dari hampir 4.000 kandidat yang dievaluasi langsung oleh tim Forbes Asia bersama panel juri berdasarkan pendanaan, pendapatan, dampak sosial, kesesuaian pasar, hingga potensi inovasi mereka.
Pada kategori Industri, Manufaktur, dan Energi, pendiri JoyIn Technology asal Tiongkok, Guo Renjie, masuk dalam daftar berkat inovasi robot pendamping interaktif untuk lansia dan anak-anak yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan.
"With the rapid changes in technology, robots can satisfy more needs," kata Guo Renjie, Pendiri JoyIn.
Perusahaan milik Guo yang berbasis di Suzhou tersebut telah mengamankan pendanaan lebih dari 70 juta dolar AS dan berhasil merilis empat model robot humanoid, termasuk seri Zeroth M1.
Selain sektor teknologi, kategori Hiburan dan Olahraga menyoroti penyanyi Filipina, Zack Tabudlo, yang tercatat sebagai artis Filipina dengan jumlah streaming terbanyak pada tahun 2022.
"A former contestant on The Voice Kids in 2014, Tabudlo signed with Mercury Records under the Universal Music Group in 2025 and embarked on a Southeast Asia tour in 2024," tulis Forbes.
Zack baru-baru ini juga kembali ke ajang pencarian bakat tersebut sebagai juri dan berhasil membawa anak didiknya, Sofia Mallares, menjadi juara.
Bintang tenis asal Filipina, Alex Eala, juga masuk dalam jajaran pengubah permainan di bidang olahraga setelah berhasil menembus peringkat 50 besar Asosiasi Tenis Wanita (WTA) tahun lalu.
"The support has been incredible," kata Alex Eala, Atlet Tenis Filipina.
Eala yang kini menempati peringkat 37 dunia baru saja menyelesaikan kompetisinya dalam ajang Prancis Terbuka 2026.