Sebuah unggahan di media sosial Instagram menjadi viral setelah menampilkan gambar tangan seorang anak yang memiliki kemiripan dengan insiden kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Dilansir dari Suara, pemilik akun ria_aqmar membagikan karya anaknya tersebut pada Rabu, 29 April 2026, yang diklaim telah dibuat dua minggu sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Pengunggah menyadari adanya kesamaan antara imajinasi anaknya dengan realitas kecelakaan yang melibatkan kereta Aba dan KRL setelah berita duka tersebut ramai dibicarakan. Ia segera mencari kembali arsip gambar tersebut sebagai bentuk reaksi spontan terhadap kejadian yang menimpa transportasi publik yang sering digunakannya.
"Mobil tertabrak kereta," keterangan dalam gambar bocah itu, seperti dalam unggahan ibunya, ria_aqmar, dikutip Rabu, 29 April 2026.
Ibu sang anak menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak memiliki maksud buruk. Selain membagikan gambar, ia juga menyampaikan pesan simpati kepada para korban dan keluarga yang terdampak oleh tabrakan tersebut.
"Karena kejadian kemarin reflek nyari gambar anakku 2 minggu lalu," tulisnya sambil menyisipkan emoji sedih.
Pernyataan duka cita disampaikan secara terbuka melalui keterangan unggahannya. Ia berharap para penyintas dapat segera pulih dari luka yang dialami akibat kecelakaan di stasiun tersebut.
"Turut berduka cita yang mendalam untuk seluruh korban tabrakan kereta Aba dan KRL di stasiun bekasi timur. Semoga korban yang selamat segera pulih, dan untuk. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan aamiin," katanya pada 28 April 2026.
Sebagai pengguna aktif transportasi kereta api, sang ibu merasa terpukul dengan kejadian ini. Ia menyertakan harapan keselamatan bagi seluruh penumpang moda transportasi massal tersebut.
"Sebagai penumpang KRL setiap hari sangat ikut bersedih dengan kejadian ini. Semoga Allah melindungi kita semua. Aamiin," lanjutya.
Konten tersebut telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali dan memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian pengguna internet mempertanyakan orisinalitas waktu pembuatan gambar, sementara yang lain berspekulasi mengenai kemampuan intuitif anak tersebut dalam menggambarkan transportasi.
"Ka kok aku liat gambarnya kaya hidup ya seperti ada maksud yang tersirat dalam gambar. Sepertinya imajinasi anaknya dalam menggambar sudah terlewat jauh ka. Memang nya anaknya kakak senengnya gambar transportasi ya? Maksudnya KL gambar pemandangan atau gedung2 bisa juga ga ka?" komentar netizen.
Menanggapi keraguan dan tuduhan kebohongan dari sejumlah pihak, pemilik akun kemudian memberikan klarifikasi pada unggahan berikutnya. Ia memohon maaf apabila postingan sebelumnya menimbulkan ketidaknyamanan atau dianggap kurang berempati.
"Teman-teman sekali lagi maaf ya kalau postingan sebelumnya ada yang nggak nyaman atau salah paham," tulisnya sambil menunjukkan beberapa gambar anaknya.
Guna membuktikan klaimnya, ia mengunggah tangkapan layar galeri ponsel yang menunjukkan tanggal pengambilan foto pada 13 April 2026. Data digital tersebut menunjukkan gambar taksi yang tertabrak kereta memang sudah ada dua minggu sebelum hari kecelakaan.
"Ya ampun maaf ramai. Nggak ada maksud ya teman-teman. Ada yang nggak percaya kalau gambarnya 2 minggu lalu. Jadi aku SS Galeri," tulisnya.
Pemilik akun tetap pada pendiriannya bahwa kesamaan antara gambar tersebut dengan kecelakaan nyata hanyalah sebuah kebetulan semata. Ia tidak bermaksud menghubungkan karya anaknya dengan ramalan atau hal mistis lainnya.
"Aku yakin kok cuma kebetulan saja gambarnya mirip," tegasnya.