Gates Foundation melakukan penyelidikan eksternal mengenai keterlibatannya di masa lalu dengan Jeffrey Epstein untuk memastikan integritas organisasi. Langkah ini dilakukan menjelang kesaksian Bill Gates di hadapan Kongres pada bulan Juni mendatang terkait hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual tersebut.
Dilansir dari Detik iNET, CEO Gates Foundation Mark Suzman menyampaikan informasi tersebut kepada staf melalui memo internal. Tinjauan yang dimulai sejak Maret ini melibatkan bantuan langsung dari Bill Gates serta anggota dewan independen yayasan untuk memeriksa kebijakan seleksi kemitraan filantropi baru.
Materi investigasi juga mencakup dampak berkas Epstein dari Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat terhadap operasional yayasan. Dokumen sebanyak 3 juta halaman tersebut mengungkap upaya Epstein dalam membangun jaringan perantara guna mendekati Bill Gates melalui beberapa individu terdekatnya.
Laporan dari media Fortune pada Maret lalu menyebutkan bahwa Epstein menghabiskan hampir satu dekade untuk memposisikan diri di lingkaran dalam Gates. Jaringan ini melibatkan kepala penasihat sains Boris Nikolic, mantan penasihat senior Melanie Walker, hingga seorang perempuan bernama Mila Antonova.
Epstein diduga memberikan berbagai fasilitas kepada Antonova, termasuk bantuan visa dan pembiayaan kelas pemrograman, sebagai alat untuk menekan Gates. Boris Nikolic memberikan klarifikasi mengenai manipulasi yang dilakukan oleh Epstein terhadap dirinya dalam sebuah kerja sama bisnis.
"Kemudian menggunakan kebohongan untuk mengejar agendanya sendiri," lanjut Nikolic, Kepala Penasihat Sains.
Penegasan tersebut merujuk pada klaim bahwa Epstein memasukkan dirinya secara sepihak sebagai mediator dalam pemisahan Nikolic dari dana ventura milik Gates. Sementara itu, Bill Gates secara terbuka telah menyampaikan penyesalannya terkait interaksi di masa lalu dengan sosok tersebut.
Dalam pertemuan publik yayasan awal tahun ini, Gates mengaku tidak pernah menyaksikan atau terlibat dalam perilaku ilegal apa pun bersama Epstein. Dia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas urusan pribadinya yang melibatkan dua perempuan asal Rusia di masa lalu.