Gereja Katedral Gelar Jalan Santai Lintas Agama Perkuat Toleransi

Gereja Katedral Gelar Jalan Santai Lintas Agama Perkuat Toleransi

Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang keyakinan mengikuti kegiatan jalan santai lintas agama di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, pada Sabtu (9/5/2026). Dilansir dari Megapolitan, agenda ini digelar dalam rangka memperingati perayaan 219 tahun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).

Acara tersebut bertujuan untuk memperkokoh fondasi persatuan bangsa melalui partisipasi aktif warga lintas iman. Setiap paroki di berbagai wilayah mendapatkan instruksi untuk mengajak masyarakat sekitar tanpa memandang latar belakang agama agar ikut serta dalam kegiatan olahraga ini.

Salah satu peserta asal Jakarta Timur, Philip, membawa puluhan tetangganya yang berbeda keyakinan untuk meramaikan suasana. Pria berusia 65 tahun itu menekankan pentingnya sikap saling menghargai sebagai pilar utama kekuatan negara Indonesia.

"Bangsa kita itu kuat hanya karena toleransi. Tidak ada toleransi, tak ada kekuatan." kata Philip, Peserta.

Kehadiran masyarakat dari beragam kelompok agama dianggap sebagai bukti nyata bahwa kerukunan di wilayah Jakarta masih terjaga dengan harmonis. Philip menilai partisipasi aktif warga menjadi instrumen penting bagi keberlangsungan persatuan nasional.

Sentimen serupa juga diungkapkan oleh Ustadz Saifuddin, seorang warga asal Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia tercatat sudah mengikuti rangkaian perayaan Keuskupan Agung Jakarta tersebut selama tiga tahun berturut-turut demi menjaga silaturahmi.

"Kebersamaan dan lintas agama ini sangat bagus sekali untuk Indonesia ini yang banyak beraneka ragam agama, ini sangat-sangat bagus," kata Saifuddin, Ustadz.

Saifuddin menambahkan bahwa kegiatan lintas agama semacam ini berperan besar dalam mengedukasi generasi muda. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi tembok penghalang bagi masyarakat untuk saling menghargai dan menjalani kehidupan berdampingan secara damai.

Artikel terkait

Rekomendasi