Google Rilis Doodle Spesial Rayakan Hari Ibu Sedunia 2026

Google Rilis Doodle Spesial Rayakan Hari Ibu Sedunia 2026

Raksasa teknologi Google merayakan Hari Ibu Sedunia pada Minggu, 10 Mei 2026, dengan menampilkan Doodle khusus pada laman pencariannya untuk menghormati seluruh sosok ibu secara global. Perayaan ini diperingati secara serentak di berbagai negara termasuk India, Amerika Serikat, Australia, dan Kanada.

Doodle tersebut menampilkan visual kartu kerajinan tangan yang terdiri dari potongan huruf kertas, bunga anyelir, serta tanaman kaktus. Penggunaan elemen visual kaktus memiliki makna filosofis sebagai simbol perlindungan dan kasih sayang yang tidak bersyarat dari seorang ibu kepada anaknya.

Pihak perusahaan menjelaskan detail mengenai karya seni digital tersebut melalui blog resmi mereka untuk memaknai peringatan tahunan ini secara mendalam.

"This Doodle celebrates Mother's Day with a handcrafted card featuring paper-cut letters, a carnation, and a cacti - a symbol of protection and unconditional love," tulis Google dalam blog tersebut.

Peringatan Hari Ibu pada 10 Mei merupakan tradisi yang dilakukan pada hari Minggu kedua di bulan Mei oleh puluhan negara. Meski demikian, jadwal perayaan ini tidak seragam di seluruh dunia karena beberapa wilayah memiliki dasar sejarah dan tradisi lokal yang berbeda-beda.

Inggris dan sebagian wilayah Eropa merayakan "Mothering Sunday" pada hari Minggu keempat masa Prapaskah di bulan Maret. Sementara itu, Thailand memperingatinya setiap 12 Agustus bertepatan dengan ulang tahun Ratu Sirikit, dan Etiopia menggelar festival Antrosht selama beberapa hari pada musim gugur.

Secara historis, konsep penghormatan terhadap ibu sudah ada sejak zaman Yunani dan Romawi kuno melalui festival musim semi bagi dewi ibu seperti Rhea dan Cybele. Di era modern, gerakan ini dipelopori oleh aktivis sosial Anna Jarvis di Amerika Serikat pada awal abad ke-20.

Anna Jarvis menyelenggarakan peringatan resmi pertama pada tahun 1908 untuk mengenang jasa ibunya yang aktif dalam pelayanan masyarakat selama Perang Saudara Amerika. Tradisi ini kemudian diresmikan pada hari Minggu kedua bulan Mei, yang juga merupakan tanggal wafatnya ibu dari Anna Jarvis.

Perayaan ini kini berkembang menjadi momen apresiasi bagi seluruh pengasuh, termasuk nenek, ibu tiri, bibi, hingga ibu angkat. Bagi sebagian orang, hari tersebut juga menjadi waktu untuk mengenang sosok ibu yang telah tiada atau menyampaikan rasa rindu bagi mereka yang terpisah jauh.

Artikel terkait

Rekomendasi