GRIB Jaya Bantah Milad Jadi Penyebab Laga Persija Lawan Persib Batal

GRIB Jaya Bantah Milad Jadi Penyebab Laga Persija Lawan Persib Batal

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menyangkal bahwa perayaan ulang tahun ke-15 organisasi tersebut menjadi pemicu batalnya pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (10/5/2026).

Dilansir dari Megapolitan, kepastian pemindahan laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 tersebut telah dikonfirmasi sebelumnya. Pertandingan yang sering dijuluki El Clasico Indonesia ini dialihkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, dengan jadwal pelaksanaan tetap pada Minggu (10/5/2026).

Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, menegaskan bahwa permohonan penggunaan fasilitas Istora Senayan telah diajukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan acara. Penegasan ini muncul merespons isu yang beredar di media sosial mengenai keterkaitan acara organisasi pimpinan Rosario de Marshall tersebut dengan pindahnya lokasi pertandingan sepak bola.

“Benar bahwa GRIB Jaya akan menggelar Milad ke-15 di kawasan Istora Senayan pada 10 Mei 2026. Dan permohonan penggunaan fasilitas untuk kegiatan tersebut telah diajukan jauh-jauh hari sebelumnya sebagai bagian dari rangkaian persiapan acara,” ujar Marcel Gual, Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya.

Pihak organisasi menyatakan bahwa prosedur pemakaian fasilitas negara di kawasan GBK melibatkan koordinasi yang intensif dan tidak mungkin dilakukan secara mendadak. Marcel juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerima informasi mengenai adanya jadwal pertandingan besar di stadion utama pada hari yang sama.

“GRIB Jaya tidak mengetahui bahwa pada tanggal yang sama terdapat agenda pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta dan Persib Bandung,” kata Marcel Gual.

Menurutnya, pengelolaan jadwal serta izin penggunaan fasilitas sepenuhnya berada di bawah otoritas pengelola kompleks olahraga tersebut bersama jajaran kepolisian. Organisasi mengklaim tetap mengikuti aturan formal yang berlaku dalam pemanfaatan fasilitas publik.

“Seluruh keputusan terkait pemanfaatan fasilitas dan penjadwalan kawasan GBK sepenuhnya menjadi kewenangan pengelola kompleks GBK bersama pihak terkait,” ujar Marcel Gual.

Pernyataan resmi ini ditutup dengan imbauan agar para penggemar sepak bola tidak mudah terpancing oleh spekulasi yang berkembang tanpa dasar verifikasi yang jelas. Marcel menyatakan bahwa GRIB Jaya menaruh rasa hormat terhadap komunitas olahraga di Indonesia.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” kata Marcel Gual.

Artikel terkait

Rekomendasi