Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Jumat (8/5/2026) guna berkonsultasi terkait pencegahan korupsi dalam proyek strategis nasional. Kedatangan ini bertujuan meminta arahan teknis mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial.
Dilansir dari Nasional, Gus Ipul tiba di lokasi pada pukul 09.32 WIB dengan didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono beserta jajaran pejabat eselon satu. Fokus utama pertemuan ini adalah menjaga akuntabilitas program Sekolah Rakyat yang menjadi prioritas pemerintah saat ini agar tidak terjadi penyimpangan anggaran.
Gus Ipul menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh proses pengadaan di kementeriannya berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," kata Gus Ipul, kepada wartawan.
Mantan Wali Kota Pasuruan tersebut menegaskan tidak menyiapkan persiapan khusus dalam pertemuan dengan pimpinan lembaga antirasuah tersebut karena murni bertujuan untuk transparansi.
"Kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026, kita ingin program strategis bapak presiden khususnya sekolah rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi," ujar dia.
Pihak Kementerian Sosial menyatakan kesiapannya untuk terus dipantau oleh berbagai lembaga pengawas negara guna menjamin integritas pelaksanaan program kerja.
"Nah, nanti kita coba nasihatnya seperti apa akan kita tindak lanjuti," ucap dia.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga terlihat berada di Gedung KPK untuk menjalani prosedur hukum terkait kasus yang sedang ditanganinya.
"Assalamualaikum, saya minta, salam buat Gus Ipul ya," kata Yaqut.
Yaqut memilih tidak memberikan komentar mendalam kepada awak media terkait substansi perkara dugaan korupsi kuota haji yang menyeret namanya.
Mendengar pesan dari mantan kolega kabinetnya tersebut, Gus Ipul memberikan respons singkat saat hendak meninggalkan lokasi dengan kendaraan operasionalnya.
“Oh, ada dia tah? terima kasih, terima kasih disampaikan,” kata Gus Ipul, sambil mengatupkan tangannya kepada sejumlah wartawan, Jumat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan resmi melalui pesan tertulis mengenai agenda kehadiran mantan Menteri Agama di gedung tersebut.
"Perpanjangan dibutuhkan, karena penyidikan masih berprogres, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi," kata Budi, melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat.