Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, dalam musibah kebakaran di kediamannya, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026).
Peristiwa kebakaran yang menewaskan pejabat negara berusia 43 tahun tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 07.53 WIB. Rumah yang berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 tersebut diduga terbakar akibat adanya cairan kimiawi yang mudah menyulut api.
Habiburokhman mengenang Haerul Saleh sebagai sahabat dekat yang pernah berjuang bersama saat menjalani pelatihan kaderisasi partai. Ia menyebut sosok almarhum sebagai pribadi yang sangat perhatian kepada sesama rekan sejawat.
"Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu," ujar Habiburokhman, Jumat (8/5/2026).
Ketua Komisi III DPR RI tersebut juga memberikan apresiasi terhadap intelektualitas almarhum selama masa hidupnya. Sebelum menjabat sebagai pimpinan di BPK, Haerul tercatat pernah mengemban amanah sebagai anggota legislatif di Senayan.
"Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," kata Habiburokhman.
Berdasarkan data dari laman resmi BPK, Haerul Saleh memiliki rekam jejak panjang di parlemen sejak tahun 2014 dengan bertugas di Komisi XI serta Badan Legislatif (Baleg). Ia terpilih menjadi Anggota IV BPK sejak 19 April 2022 untuk mengawal akuntabilitas sektor pangan dan infrastruktur.
Proses pemadaman di lokasi kejadian segera dilakukan setelah Ketua RT setempat menghubungi pihak pemadam kebakaran. Penanganan difokuskan pada area rumah di RT 03 RW 02 Tanjung Barat guna mencegah perambatan api lebih luas.