Anggota BPK Haerul Saleh Wafat dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan

Anggota BPK Haerul Saleh Wafat dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang menghanguskan lantai atas rumah kediamannya di Kompleks Tanjung Barat Indah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Mei 2026 pagi.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pukul 07.53 WIB tersebut diduga dipicu oleh sisa bahan kimia berupa tiner dari proses renovasi rumah. Korban yang berusia 44 tahun sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu sebelum akhirnya dinyatakan wafat.

Penjaga rumah bernama Arpen yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa ia sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah lantai atas saat api mulai membesar.

"Bapak teriak, teriak kebakaran," kata saksi yang merupakan penjaga rumah bernama Arpen di lokasi, Jumat (8/4/2026).

Arpen segera menginformasikan situasi tersebut kepada warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ia juga berupaya naik ke lantai atas untuk memberikan bantuan namun mendapati korban masih terjebak di dalam area yang terbakar.

"Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar," jelas dia.

Arpen menyebutkan bahwa upaya penyelamatan terhambat oleh kondisi api yang sudah menyebar di bagian atas bangunan rumah tersebut.

"Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," imbuh dia.

Berdasarkan keterangan Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, informasi awal diterima dari pihak RT yang melihat kepulan asap tebal dari lantai tiga gedung di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02 Tanjung Barat.

"Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal, Jumat (8/5/2026).

Pihak Gulkarmat mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel untuk memadamkan api yang bersumber dari lantai atas rumah tersebut.

"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," katanya.

Badan Pemeriksa Keuangan RI melalui Biro Humas dan Kerja Sama Internasional secara resmi menyatakan belasungkawa atas berpulangnya Haerul Saleh yang telah menjabat sejak April 2022.

“Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun. Almarhum menjabat sebagai Anggota IV BPK sejak April 2022,” kata Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK dalam keterangannya, Jumat (8/5).

Jenazah korban kini disemayamkan di rumah duka kawasan Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan menuju tempat pemakaman di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Pimpinan dan segenap keluarga besar BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian Almarhum. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” lanjut BPK.

BPK juga mengharapkan agar publik memberikan ruang privasi bagi pihak keluarga selama masa duka cita ini berlangsung.

“Mohon doa agar Almarhum mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjut BPK.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir melayat di RSUD Pasar Minggu menyatakan rasa duka mendalam dan mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang berintegritas tinggi.

“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran melalui keterangan tertulis.

Menurut keterangan Mentan, insiden terjadi secara cepat saat korban sedang memantau pengerjaan renovasi di kediamannya sebelum asap hitam pekat memenuhi ruangan.

Artikel terkait

Rekomendasi