Hasan Nasbi resmi kembali bergabung dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi pada Selasa (12/5/2026). Penunjukan ini menandai kembalinya Hasan setelah sebelumnya diberhentikan dari jabatan Kepala Presidential Communications Office (PCO) pada September 2025.
Pengangkatan kembali tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan dari internal lingkaran kepresidenan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Nasional, Hasan mengungkapkan bahwa ajakan untuk masuk kembali ke jajaran formal pemerintahan datang melalui koordinasi dengan pihak Sekretariat Kabinet.
"Yang jelas, Bang Dasco bilang, Pak Teddy bilang, 'Abang balik lagi ya secara formal bantu pemerintah'," ujar Hasan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Meskipun sempat berada di luar struktur resmi selama delapan bulan, Hasan menegaskan bahwa komunikasi dan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo tidak pernah terputus. Ia menilai perubahan yang terjadi saat ini hanya terbatas pada aspek administratif dan status jabatan saja.
"Jadi sebenarnya hampir enggak ada yang berbeda selama delapan bulan terakhir, kecuali jabatan. Yang berbeda jabatannya saja. Dan saya enggak tahu apa pertimbangan Presiden, tentu Presiden yang lebih berhak untuk punya pertimbangan sendiri," jelas Hasan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Keinginan untuk terus berkontribusi bagi pemerintah tetap menjadi komitmen Hasan meski tanpa adanya posisi formal di kabinet. Namun, pihak istana menghendaki agar dirinya memiliki peran resmi dalam membantu fungsi komunikasi presiden kepada publik.
"Saya juga sudah bilang, 'sebenarnya enggak ada jabatan pun saya akan tetap seperti ini, akan tetap bantu pemerintah'. Tapi, 'nggak, Bapak ingin Abang punya posisi formal'. Nah, jadi posisi formalnya sekarang sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi," sambung Hasan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Hasan juga memberikan apresiasi terhadap sikap Presiden Prabowo yang dinilai sangat menghargai kontribusi setiap individu. Ia menyebut rutinitasnya dalam mengedukasi masyarakat terkait kebijakan pemerintah tetap berjalan secara konsisten selama masa transisi jabatannya.
"Nah mungkin karena itu beliau ngerasa ya kasih saja posisi formal gitu. Dan sekarang ya alhamdulillah diberikan kepercayaan oleh beliau, dan saya begitu ditugaskan ya langsung siap saja. Ditugaskan lagi ya kita siap gitu," imbuh Hasan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.