HCC Sosialisasikan Program Cek Teman Sebelah di Sekolah Ciracas

HCC Sosialisasikan Program Cek Teman Sebelah di Sekolah Ciracas

Health Collaborative Center (HCC) memulai sosialisasi program Cek Teman Sebelah 3.0 di kawasan sekolah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, guna meningkatkan potensi empati anak. Dilansir dari Medcom, pelaksanaan program tersebut dipantau langsung di SMK Bina Dharma pada Senin, 18 Mei 2026.

Eksperimen sosial pelaporan kebaikan ini menyasar empat sekolah sampel di Ciracas, yaitu SMKN 68, SMK Bina Dharma, MAN 15, dan MAN 24. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung selama 10 hari ke depan dengan menyediakan papan khusus di setiap kelas untuk mencatat kebaikan sesama teman.

Pendiri sekaligus Ketua Peneliti HCC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, menjelaskan bahwa esensi program ini adalah melaporkan kebaikan yang dilakukan oleh teman sekolah. Langkah ini diambil berdasarkan data bahwa 58 persen mahasiswa baru mengalami kecemasan saat memasuki perguruan tinggi, sementara hanya 20 hingga 30 persen siswa yang melanjutkan pendidikan tinggi.

"Salah satu bikin tootling (melaporkan kebaikan teman) ini juga membuat mereka supaya mereka (yang tidak melanjutkan pendidikan tinggi) tidak akan mendapatkan beban komunitas, tapi justru mendapat bonus komunitas anak-anak yang focus pada kebaikan teman," jelas Dr. Ray Wagiu Basrowi, Ketua Peneliti HCC.

Pihak HCC menetapkan fokus pelaksanaan tahun ini di wilayah Ciracas karena sekolah-sekolah yang dipilih telah terintegrasi dengan Puskesmas Ciracas. Fasilitas kesehatan tersebut memiliki psikolog klinis yang sudah terhubung langsung dengan pihak sekolah.

"Jika kita mulai dari awal tidak ada psikolog klinis di puskesmas yang sudah ada rutin di sekolah, pasti akan patah di tengah jalan programnya," ucap Dr. Ray Wagiu Basrowi.

Setiap siswa diharapkan melaporkan minimal satu kebaikan temannya per hari tanpa adanya paksaan, meski pengisian ini tetap masuk dalam penilaian. Siswa dengan catatan kebaikan tertinggi akan mendapatkan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi penumbuhan empati.

Pengumpulan data dari eksperimen sosial ini nantinya akan diolah secara komprehensif setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Hasil pengolahan data tersebut dijadwalkan untuk dibawa ke tingkat kementerian atau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi