Hidayat Nur Wahid Dorong Internalisasi Empat Pilar Melalui LCC 2026

Hidayat Nur Wahid Dorong Internalisasi Empat Pilar Melalui LCC 2026

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menekankan pentingnya Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar sebagai sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada Generasi Z di tengah tantangan era disrupsi. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026).

Hidayat Nur Wahid menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan langkah strategis untuk mempersiapkan mentalitas pemuda menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap fondasi negara harus dimulai sejak dini sebagaimana sejarah pembentukan NKRI.

"LCC bukan sekedar lomba, diharapkan kegiatan ini menjadi cara yang efektif untuk menginternalisasi empat pilar MPR RI sehingga tantangan besar gen Z menghadapi era disrupsi dapat terkoreksi," kata Hidayat Nur Wahid dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (11/11/2026).

Politisi yang akrab disapa HNW ini menambahkan bahwa rentang waktu 20 tahun sebelum 2045 merupakan momentum krusial untuk membekali generasi penerus. Ia merujuk pada pola sejarah di mana kondisi suatu bangsa di masa depan ditentukan oleh aktivitas pemudanya pada dua dekade sebelumnya.

"Saat ini, 20 tahunan sebelum Indonesia Emas 2045 hadir, hukum sejarah mengatakan kalau ingin mengetahui bagaimana nasib bangsa 20 tahun yang akan datang lihatlah kejadian apa pada 20 tahun sebelumnya," ucap Hidayat Nur Wahid.

Melalui metode LCC, para pelajar tingkat sekolah menengah atas didorong untuk melampaui batas hafalan materi. HNW berharap peserta mampu mengimplementasikan nilai Pancasila dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai propaganda kelompok tertentu.

"Dengan demikian, Insya Allah Indonesia tahun 2045 benar-benar bisa diisi oleh generasi emas yang mencintai bangsa dan negara serta bahkan bisa mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka," ucapnya.

Selain membahas soal kompetisi, HNW memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi tokoh lokal Kalimantan Barat, Sultan Hamid II, dalam merancang lambang negara Burung Garuda Pancasila. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap usulan penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi tokoh tersebut.

"Oleh karena itu, saya sangat mendukung usulan dari Kalimantan Barat agar Syarif Abdul Hamid Alkadrie dianugerahi gelar sebagai pahlawan nasional," ucap Hidayat Nur Wahid.

HNW mengajak seluruh pemuda di Kalimantan Barat untuk meneladani kegigihan Sultan Hamid II dalam berkarya bagi bangsa. Ia menegaskan bahwa kemenangan sejati bagi para peserta LCC adalah keberhasilan dalam mengamalkan empat pilar kebangsaan di tengah masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi