International Global Network Gelar Asia World Model United Nations XIV

International Global Network Gelar Asia World Model United Nations XIV

International Global Network menyelenggarakan Asia World Model United Nations XIV di Maldives pada 15–19 Mei 2026 mendatang yang diikuti oleh delegasi muda dari delapan negara. Dilansir dari Suara, para peserta mengikuti simulasi sidang internasional bergaya Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengasah kemampuan diplomasi dan kepemimpinan global.

Konferensi internasional yang baru pertama kali diadakan di Maldives ini mengusung tema "Tides of Tomorrow: Reimagining Global Leadership for a World in Peril". Selama lima hari, generasi muda tersebut melakukan diskusi intensif, simulasi sidang, hingga negosiasi diplomatik.

Utusan Presiden Maldives sekaligus Menteri Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Maldives, Abdulla Rafiu, hadir untuk menegaskan pentingnya peran pemuda. Penegasan tersebut disampaikan dalam pidato Presiden Maldives yang menyatakan bahwa kepemimpinan masa kini membutuhkan kerja sama lintas pihak.

"Kepemimpinan di era saat ini tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus dibangun atas dasar kepedulian dan kerja sama," ujar Abdulla Rafiu, Utusan Presiden Maldives sekaligus Menteri Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Maldives.

Abdulla Rafiu juga memotivasi para peserta agar berani mengambil langkah nyata dalam skala global. Ia meminta generasi muda untuk tidak meremehkan potensi diri yang dimiliki dalam membawa perubahan bagi dunia.

Menteri Luar Negeri Maldives, Iruthisham Adam, turut memberikan pandangannya mengenai nilai penting dari forum internasional ini. Menurutnya, wadah seperti AWMUN sangat efektif dalam melatih rasa percaya diri dan rasa saling percaya di antara peserta saat proses negosiasi berjalan.

"Platform seperti AWMUN tidak hanya membangun hubungan dan koneksi antarnegara, tetapi juga menjadi simulasi nyata praktik diplomasi internasional," kata Iruthisham Adam, Menteri Luar Negeri Maldives.

Pengalaman menjadi delegasi dinilai memberikan aspek pembelajaran berharga yang tidak selalu didapatkan di dalam kelas formal. Para peserta dituntut untuk menyampaikan pendapat secara profesional serta mencari solusi bersama di tengah perbedaan kepentingan.

"Peserta belajar kemampuan untuk berbeda pendapat tanpa saling merendahkan, serta kemampuan mendengarkan dengan empati. Itu merupakan bagian dari keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan generasi muda," lanjut Iruthisham Adam, Menteri Luar Negeri Maldives.

Konferensi ini membagi peserta ke dalam dua council utama berdasarkan kategori usia. World Health Organization membahas penyebaran penyakit menular untuk usia 11–14 tahun, sedangkan United Nations Human Rights Council membahas hak politik dan pencegahan penahanan sewenang-wenang untuk usia 15 tahun ke atas.

Presiden IGN, Muhammad Fahrizal, menyatakan bahwa forum ini bukan sekadar konferensi biasa melainkan sebuah wadah konkret untuk pembentukan karakter serta kepemimpinan masa depan.

"AWMUN adalah batu loncatan di mana ide-ide brilian diuji, kepercayaan diri dibangun, dan awal perjalanan peserta menuju masa depan di panggung global dimulai," ujar Muhammad Fahrizal, Presiden IGN.

Muhammad Fahrizal juga mengimbau seluruh delegasi muda untuk terlibat aktif dan hadir sepenuhnya dalam setiap proses konferensi. Kegiatan ini juga memberikan nilai tambah karena telah resmi terdaftar di Pusat Prestasi Nasional di bawah Kementerian Pendidikan Indonesia.

IGN tercatat telah menyelenggarakan lebih dari 60 program internasional sejak tahun 2016 dengan slogan "Connecting Dreams". Setelah menyelesaikan agenda di Maldives, IGN dijadwalkan akan kembali menggelar Asia Youth International Model United Nations ke-21 di Bangkok, Thailand, pada 26–29 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi