Iran Bantah Tuduhan Serangan Rudal dan Drone ke Uni Emirat Arab

Iran Bantah Tuduhan Serangan Rudal dan Drone ke Uni Emirat Arab

Pihak berwenang Iran secara resmi membantah keterlibatan dalam serangan rudal maupun pesawat tak berawak atau drone yang diarahkan ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan ini dikeluarkan oleh juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, di Teheran pada Selasa (5/5/2026).

Penegasan tersebut menyasar klaim yang sebelumnya dilontarkan oleh Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengenai dugaan adanya agresi dari pihak Iran. Melansir laporan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, Zolfaghari mengklarifikasi aktivitas militer negaranya dalam beberapa waktu terakhir.

"Angkatan bersenjata Iran tidak melakukan operasi rudal atau drone dalam beberapa hari terakhir.," kata Ebrahim Zolfaghari, Juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Iran.

Pemerintah Iran menekankan transparansi mengenai setiap aksi militer yang mereka lakukan secara resmi. Zolfaghari menyatakan bahwa Teheran tidak memiliki alasan untuk menyembunyikan operasi jika memang benar-benar dilakukan.

"Jika kami melakukannya, kami pasti sudah mengumumkannya," kata Ebrahim Zolfaghari, Juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Iran.

Selain membantah tuduhan tersebut, pihak Iran juga melontarkan peringatan tegas terkait stabilitas keamanan di kawasan tersebut. Zolfaghari memperingatkan adanya konsekuensi serius bagi pihak manapun yang menggunakan wilayah UEA untuk merugikan kepentingan Iran.

Respons militer yang signifikan dijanjikan oleh Teheran apabila muncul tindakan provokasi atau serangan yang diluncurkan dari teritorial Uni Emirat Arab terhadap kedaulatan negara Iran.

Artikel terkait

Rekomendasi