Kemenag Tetapkan Akhir Takbir Idul Adha 30 Mei 2026

Kemenag Tetapkan Akhir Takbir Idul Adha 30 Mei 2026

Kementerian Agama RI menetapkan masa pelantunan takbir muqayyad Idul Adha 1447 Hijriah akan berakhir setelah pelaksanaan salat Asar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Momentum ini sekaligus menandai pungkasnya hari tasyrik yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut setelah hari raya kurban.

Penetapan jadwal tersebut mengacu pada hasil sidang isbat yang memutuskan tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, sehingga Idul Adha diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026. Berdasarkan kalender tersebut, umat Islam dianjurkan terus mengumandangkan takbir di masjid, musala, maupun rumah sepanjang periode tasyrik.

Aktivitas penyembelihan hewan kurban juga dibatasi oleh durasi hari tasyrik ini. Masa penyembelihan resmi dimulai pascasalat Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026, dan dinyatakan selesai sesaat sebelum azan Magrib berkumandang pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Syafi'i melalui kitab Fathul Qarib al-Mujib sebagaimana dilansir NU Online menerangkan takbir pada hari raya terbagi menjadi dua macam, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad. Keduanya memiliki bacaan yang sama, tetapi berbeda pada waktu pelaksanaannya.

Penjelasan hukum fikih tersebut membedakan takbir muqayyad dengan takbir mutlak karena keterikatan waktu pembacaannya yang khusus dilakukan setelah salat fardu maupun sunah. Mayoritas ulama menyepakati ibadah sunah ini berlangsung sejak hari Arafah pada 9 Dzulhijjah hingga akhir hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Artikel terkait

Rekomendasi