Jadwal Hari Tasyrik 2026 Simak Aturan dan Rangkaian Ibadahnya

Jadwal Hari Tasyrik 2026 Simak Aturan dan Rangkaian Ibadahnya

Umat Islam bersiap memasuki hari-hari Tasyrik setelah merayakan Hari Raya Idul Adha. Momen penting setelah puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah ini memiliki sejumlah ketentuan khusus yang wajib diperhatikan oleh kaum muslimin.

Dilansir dari Detikcom, hari Tasyrik merupakan tiga hari yang berlangsung tepat setelah perayaan Idul Adha. Merujuk pada penjelasan Imam Nawawi dalam Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim yang bersumber dari buku Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunah karya Abdul Wahid, waktu tersebut jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Karena masih menjadi bagian dari rangkaian hari raya, hukum dan ketentuan yang berlaku pada hari Tasyrik serupa dengan Idul Adha. Umat Islam diharamkan untuk menjalankan ibadah puasa pada ketiga hari tersebut.

Selain larangan berpuasa, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengagungkan nama Allah SWT dengan memperbanyak kumandangkan takbir. Hari-hari ini juga menjadi batas waktu bagi kaum muslimin untuk melakukan penyembelihan hewan kurban.

Secara bahasa, istilah "Tasyrik" sendiri memiliki kaitan erat dengan aktivitas pengelolaan daging kurban. Kata tersebut merujuk pada kebiasaan masyarakat zaman dahulu yang menjemur daging kurban di bawah terik matahari agar lebih awet.

Jadwal Lengkap Hari Tasyrik 2026

Kementerian Agama menetapkan awal Zulhijah 1447 H yang menandakan Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah jatuh pada 27 Mei 2026. Berdasarkan acuan tersebut, tiga hari Tasyrik berikutnya akan berlangsung secara berturut-turut.Hari Tasyrik pertama atau 11 Zulhijah 1447 H jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026. Selanjutnya, hari Tasyrik kedua atau 12 Zulhijah 1447 H bertepatan dengan Jumat, 29 Mei 2026. Rangkaian ini berakhir pada hari Tasyrik ketiga atau 13 Zulhijah 1447 H yang jatuh pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Agenda Ibadah Jemaah Haji di Mina

Bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji, hari-hari ini diisi dengan aktivitas padat di Mina. Berdasarkan buku Seri Fiqih Kehidupan yang disusun oleh Ahmad Sarwat, para jemaah haji harus melanjutkan rangkaian ibadah mereka di kawasan tersebut.

Aktivitas utama para jemaah di Mina adalah mabit atau bermalam yang dilaksanakan pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Mayoritas ulama menetapkan ibadah mabit ini sebagai bagian dari wajib haji, meskipun terdapat sebagian pendapat yang menilai hukumnya sunnah.

Rangkaian ibadah jemaah haji selama berada di Mina meliputi pelaksanaan lempar jumrah ula, wustha, dan aqabah. Selain itu, mereka dianjurkan memperbanyak zikir dan doa, menjaga salat lima waktu, serta memanfaatkan waktu untuk beristirahat setelah menjalani rangkaian ibadah yang panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi