Fase pemulangan jemaah haji 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan setelah seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci selesai dilaksanakan. Proses kepulangan ini dijadwalkan bakal bergulir segera setelah berakhirnya hari Tasyrik.
Jadwal penyelenggaraan haji 2026 sendiri telah resmi dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025, yang juga memuat informasi mengenai kedatangan kelompok terbang (kloter) terakhir di Indonesia.
Kloter terakhir jemaah haji 2026 dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada 1 Juli 2026, yang bertepatan dengan 16 Muharam 1448 H. Tanggal tersebut menandai akhir dari seluruh rangkaian proses pemulangan jemaah dari Tanah Suci ke Indonesia, seperti dilansir dari Detikcom.
Rincian Fase Kepulangan Gelombang I dan II
Proses pemulangan jemaah haji terbagi ke dalam beberapa tahapan penting yang melibatkan gelombang I dan gelombang II. Perjalanan kepulangan ini melewati Bandara Jeddah maupun Madinah.
Pada 1 Juni 2026 atau 15 Zulhijah 1447 H, pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah menuju Tanah Air mulai dilaksanakan. Tanggal ini sekaligus menjadi awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Indonesia.
Selanjutnya, pergerakan jemaah haji gelombang II dari Makkah menuju Madinah akan dimulai pada 7 Juni 2026 atau 21 Zulhijah 1447 H. Fase pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air ditargetkan berakhir pada 15 Juni 2026 yang bertepatan dengan 29 Zulhijah 1447 H.
Momen Tahun Baru Hijriah 1448 H yang jatuh pada 16 Juni 2026 menjadi awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air. Waktu ini juga menandai awal kedatangan jemaah gelombang II di Indonesia.
Sementara itu, akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah jatuh pada 21 Juni 2026 atau 6 Muharam 1448 H. Proses pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah ke Tanah Air akan diselesaikan pada 30 Juni 2026 atau 15 Muharam 1448 H.