Pemerintah telah merilis panduan resmi mengenai kegiatan belajar mengajar serta jadwal libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Aturan ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga sekolah keagamaan di Indonesia.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tiga instansi, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri. Penatapan ini menjadi acuan nasional bagi instansi pendidikan, seperti dilansir dari Kiaton.
Secara hukum, ketetapan ini tercatat dalam SEB Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ. Dokumen tersebut mengatur secara spesifik mengenai pola pembelajaran selama bulan suci Ramadan hingga periode pasca Lebaran.
Memasuki awal bulan Ramadan, para siswa tidak langsung menjalani aktivitas belajar di ruang kelas. Pemerintah telah mengalokasikan waktu khusus untuk kegiatan belajar secara mandiri di luar lingkungan sekolah.
Periode pembelajaran mandiri ini ditetapkan berlangsung pada 18–21 Februari 2026. Selama masa tersebut, para murid dapat mengikuti kegiatan pendidikan di rumah, lingkungan masyarakat, atau tempat ibadah melalui penugasan dari pihak sekolah.
Instruksi pemerintah menekankan agar tugas yang diberikan selama masa belajar mandiri tidak membebani siswa. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak memerlukan biaya tambahan yang memberatkan orang tua murid.
Rincian Libur Idul Fitri 2026
Berdasarkan kesepakatan dalam SEB tersebut, masa libur Lebaran bagi para siswa ditetapkan selama 10 hari sekolah. Periode ini juga beririsan dengan libur nasional serta cuti bersama hari raya keagamaan lainnya.
| Tanggal | Keterangan |
|---|---|
| 16 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 17 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 18 Maret 2026 | Cuti bersama Nyepi |
| 19 Maret 2026 | Libur nasional Nyepi |
| 20 Maret 2026 | Cuti bersama Idul Fitri |
| 23 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 24 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 25 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 26 Maret 2026 | Libur Lebaran |
| 27 Maret 2026 | Libur Lebaran |
Selama periode libur panjang tersebut, siswa diharapkan dapat memperkuat karakter melalui interaksi sosial. Pemerintah menganjurkan pemanfaatan waktu untuk bersilaturahmi bersama keluarga guna menguatkan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Jadwal Siswa Kembali Masuk Sekolah
Mengingat adanya kombinasi antara libur nasional, cuti bersama, dan hari libur akhir pekan, total masa libur yang dinikmati siswa mencapai sekitar dua minggu. Durasi ini dianggap cukup untuk memberikan waktu istirahat bagi peserta didik.
Kegiatan belajar mengajar di sekolah akan kembali normal pada Senin, 30 Maret 2026. Seluruh satuan pendidikan diinstruksikan untuk memulai kembali aktivitas akademik secara penuh pada tanggal tersebut sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan.
Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya menyeimbangkan antara hak pendidikan siswa dengan perayaan hari besar keagamaan. Kebijakan ini mencakup pengaturan jadwal sekolah, masa belajar mandiri di rumah, hingga penetapan tanggal kembali masuk kelas.