Umat Kristiani di wilayah Jakarta dan sekitarnya bersiap merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada Kamis, 14 Mei 2026, dengan rangkaian ibadah yang dimulai sejak Rabu malam. Momen liturgi yang diperingati 40 hari pasca-kebangkitan ini menjadi ajang refleksi iman sekaligus penegasan atas penyertaan Tuhan melalui Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan agung ini tidak hanya dipandang sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga memiliki makna teologis mendalam bagi umat Katolik sebagai pembuka jalan bagi datangnya Roh Kudus pada hari Pentakosta. Melalui laporan CNN Indonesia, berbagai paroki di Jabodetabek telah membagikan jadwal Perayaan Ekaristi, mencakup misa vigili pada 13 Mei dan misa hari raya pada 14 Mei.
Romo Kornelis Kopong Suban menjelaskan bahwa dalam perayaan ini, jemaat biasanya mengikuti ibadah dengan penuh khidmat melalui doa, lagu pujian, dan pembacaan Alkitab. Penjelasan tersebut disampaikan dalam dialog Moderasi Beragama bersama RRI pada Selasa, 12 Mei 2026, yang juga menekankan pentingnya nilai kesetiaan dan pengharapan.
"Kami mengirimkan suka cita pada seluruh umat Tuhan" menurut Romo Kornelis Kopong Suban.
Kenaikan Yesus Kristus ke surga diyakini sebagai bukti kembalinya Ia kepada Allah Bapa setelah merampungkan tugas pelayanan di dunia. Ibadah ini juga menjadi pengingat bagi umat untuk konsisten hidup dalam kasih, menjaga perdamaian, serta saling menolong antar sesama manusia.
| Wilayah | Nama Gereja | Waktu Misa (WIB) |
|---|---|---|
| Jakarta Pusat | Gereja Katedral Jakarta | 06.00, 09.00, 17.00 |
| Jakarta Barat | Gereja Trinitas, Cengkareng | 06.30, 09.00, 17.00 |
| Jakarta Barat | Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya | 08.30, 11.00, 16.30 |
| Jakarta Barat | Gereja Maria Bunda Karmel, Tomang | 06.30, 09.00, 11.30, 16.30, 19.00 |
| Jakarta Barat | Gereja St. Petrus dan Paulus, Mangga Besar | 07.30, 10.00, 17.00 |
| Jakarta Selatan | Gereja St. Perawan Maria Ratu (Blok Q) | 07.00, 09.00, 11.00 (English), 16.30, 18.30 |
| Jakarta Selatan | Gereja St. Yohanes Penginjil (Blok B) | 07.00, 09.00, 11.00, 16.30, 18.00 |
| Jakarta Selatan | Gereja St. Stefanus, Cilandak | 07.00, 09.00 |
| Jakarta Selatan | Gereja Keluarga Kudus, Pasar Minggu | 07.00, 09.30, 17.00 |
| Jakarta Selatan | Gereja St. Fransiskus Asisi, Tebet | 08.30, 17.30 |
| Jakarta Selatan | Kapel Bahtera Kasih, Jagakarsa | 07.00 |
| Jakarta Selatan | Kapel Universitas Pancasila | 11.00 |
| Jakarta Utara | Gereja St. Yohanes Bosco, Danau Sunter | 06.00, 08.00, 10.30 (English), 18.00 |
| Jakarta Utara | Gereja Santo Lukas, Sunter | 06.00, 08.30, 11.00, 17.00 |
| Jakarta Utara | Gereja Stella Maris, Pluit | 08.00, 10.30, 17.00 |
| Jakarta Utara | Gereja St. Fransiskus Xaverius, Tanjung Priok | 08.00, 18.00 |
| Jakarta Utara | Kapel Akita, PIK 2 | 11.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Matius Penginjil, Bintaro | 06.00, 08.30, 11.00, 17.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Laurensius, Alam Sutera | 07.00, 09.30, 17.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Ambrosius, Villa Melati Mas | 08.00, 11.00, 17.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja Santa Odilia, Citra Raya | 08.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Nikodemus, Ciputat | 06.30, 09.00, 17.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Barnabas, Pamulang | 05.30, 07.30, 10.00 |
| Tangerang/Banten | Gereja St. Gregorius Agung, Kutabumi | 07.00, 10.00, 17.00 |
| Bekasi | Gereja St. Albertus Agung, Harapan Indah | 06.00, 08.30, 17.30 |
| Bekasi | Gereja Santo Bartolomeus, Taman Galaxi | 07.00, 19.00 |
Para jemaat diimbau untuk senantiasa menjaga ketertiban dan mematuhi protokol kesehatan selama mengikuti rangkaian ibadah di masing-masing lokasi paroki.