Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan penyesuaian jadwal shalat terbaru untuk wilayah Kota Surabaya dan Kabupaten Ciamis pada Senin, 25 Mei 2026. Langkah tersebut diambil otoritas keagamaan guna mengantisipasi perubahan posisi matahari yang memengaruhi ketetapan waktu ibadah harian.
Perbedaan letak geografis kedua wilayah memicu selisih waktu adzan hingga beberapa menit. Selain menjadi panduan ibadah fardhu, rilis data resmi ini berfungsi sebagai acuan krusial batas imsak dan magrib bagi masyarakat di Surabaya yang tengah menjalankan ibadah puasa sunnah Tarwiyah.
Berikut adalah rincian lengkap jadwal waktu ibadah untuk wilayah Kota Surabaya pada Senin, 25 Mei 2026.
| Waktu Ibadah | Jam (WIB) |
|---|---|
| Imsak | 04.04 |
| Subuh | 04.14 |
| Terbit | 05.30 |
| Duha | 05.59 |
| Zuhur | 11.30 |
| Asar | 14.50 |
| Magrib | 17.22 |
| Isya | 18.35 |
Sementara itu, penyesuaian waktu ibadah harian untuk wilayah Kabupaten Ciamis pada tanggal yang sama memiliki rincian tersendiri.
| Waktu Ibadah | Jam (WIB) |
|---|---|
| Imsak | 04:21 |
| Subuh | 04:31 |
| Terbit Matahari | 05:47 |
| Duha | 06:16 |
| Zuhur | 11:47 |
| Asar | 15:07 |
| Magrib | 17:39 |
| Isya | 18:52 |
Kewajiban penegakan ibadah lima waktu bagi umat Islam bersumber langsung dari perintah kitab suci Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 43.
"Dan, dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang ruku." bunyi QS. Al-Baqarah: 43 seperti dilansir dari detik.com.
Keutamaan mengenai kedisiplinan seorang hamba dalam menjaga waktu ibadah ini didukung pula oleh penegasan dalam Surat Al-Mu'minun ayat 9-11.
"Orang-orang yang memelihara salat mereka. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (Yaitu) orang-orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." bunyi kutipan Surat Al-Mu'minun tersebut.
Gambaran mengenai kesucian hati serta keberuntungan bagi kaum mukmin yang taat dimuat pada ayat sebelumnya dalam surat yang sama.
"Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin. (Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya," tulis kelanjutan teks suci tersebut.
Landasan mengenai keutamaan pelaksanaan shalat di awal waktu ini juga diperkuat oleh dalil dari hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang bersumber dari sabda Rasulullah SAW.
"Amalan yang paling dicintai Allah adalah sholat pada waktunya." sabda Rasulullah SAW sebagaimana dirilis Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Majalengka.
Terkait pembaruan ini, masyarakat diimbau untuk mencocokkan waktu pada perangkat elektronik masing-masing dengan waktu lokal resmi serta tetap berpatokan pada kumandang adzan dari masjid terdekat.