Super Air Jet Jadwalkan Ulang Penerbangan Perdana Jakarta-Sampit

Super Air Jet Jadwalkan Ulang Penerbangan Perdana Jakarta-Sampit

Maskapai Super Air Jet secara resmi mengundur jadwal pendaratan perdana pesawat Airbus A320 di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dari rencana awal 7 Mei 2026 menjadi 12 Juni 2026.

Perubahan jadwal operasional untuk rute Jakarta-Sampit ini disebabkan oleh pertimbangan teknis serta kondisi cuaca di wilayah Kalimantan, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Meski mengalami penundaan, pihak maskapai dilaporkan telah memulai penjualan tiket untuk rute tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor utama yang mendasari keputusan penjadwalan ulang oleh pihak maskapai. Ia menyebut evaluasi mendalam telah dilakukan sebelum penetapan tanggal baru tersebut.

"Rencana Super Air Jet mendarat perdana pada 7 Mei, namun di-reschedule karena beberapa faktor, di antaranya cuaca wilayah Kalimantan dan rotasi pesawat Lion Group," ujar Raihansyah di Sampit, Jumat.

Kondisi cuaca yang tidak menentu di sejumlah wilayah Kalimantan belakangan ini menjadi atensi utama demi menjamin keselamatan penerbangan. Selain itu, sinkronisasi rotasi pesawat dalam jaringan operasional Lion Group turut memengaruhi kesiapan armada Airbus A320 yang akan digunakan.

Raihansyah memberikan penegasan bahwa kebijakan ini murni merupakan pergeseran waktu pelaksanaan demi optimalisasi operasional dan bukan merupakan pembatalan rute penerbangan. Maskapai kini fokus pada persiapan menuju jadwal resmi yang baru.

"Maskapai sudah menetapkan 12 Juni 2026 sebagai jadwal resmi penerbangan pertama Super Air Jet menuju Sampit. Persiapan operasional terus dilakukan termasuk pembukaan layanan penjualan tiket," tambah Raihansyah.

Kehadiran Super Air Jet dengan armada Airbus A320 menandai masuknya pesawat berbadan lebih besar ke Sampit dibandingkan maskapai yang ada sebelumnya. Langkah ini diharapkan mampu memperluas konektivitas dan mendukung mobilitas masyarakat serta sektor bisnis di wilayah tersebut.

Berdasarkan data dari aplikasi penjualan tiket daring, tarif penerbangan perdana untuk rute Sampit-Jakarta dipatok sekitar Rp 1.561.800, sementara rute Jakarta-Sampit dibanderol sekitar Rp 1.656.700. Angka tersebut masih bersifat dinamis mengikuti permintaan pasar.

Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian persiapan teknis dapat berjalan tanpa hambatan hingga hari pelaksanaan tiba. Hal ini bertujuan agar layanan transportasi udara bagi masyarakat Kotim dapat segera terealisasi dengan standar keamanan yang tinggi.

"Harapan kita tentu seluruh proses persiapan hingga penerbangan perdana nanti dapat berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga masyarakat Kotim bisa menikmati layanan baru ini dengan aman dan nyaman," ujar Raihansyah.

Artikel terkait

Rekomendasi