Siswa asal Indonesia kini memiliki peluang besar untuk menempuh pendidikan tinggi di Eropa melalui jalur beasiswa penuh dengan memenuhi persyaratan kualifikasi internasional berupa program tes A-Level dan IGCSE pada Rabu (13/5/2026).
Kedua program persiapan ini menjadi jalur strategis untuk mengakses universitas bergengsi dunia, termasuk University of Cambridge dan University of Oxford, sebagaimana dilansir dari Edukasi. Sejumlah jurusan kompetitif seperti kedokteran di Russell Group sangat mempertimbangkan hasil tes tersebut.
Direktur GoStudy International, Gianti Atmojo menjelaskan bahwa penentuan jalur pendidikan sejak dini merupakan faktor krusial bagi kesuksesan akademik para siswa di masa depan. Hal ini juga berlaku bagi calon mahasiswa bidang seni dan desain.
"Program A-Level dan IGCSE memberikan fondasi akademik yang kuat sekaligus fleksibilitas bagi siswa untuk fokus pada bidang yang mereka minati, termasuk kedokteran dan seni. Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak siswa Indonesia memilih jalur ini untuk mempersiapkan diri masuk ke universitas top dunia," ujar Gianti Atmojo, Director GoStudy International.
Lembaga pendidikan seperti MPW Colleges, jaringan Dukes Education, serta CATS Global School menyediakan kurikulum ini dengan sistem kelas kecil. Pendekatan personal tersebut bertujuan memberikan perhatian intensif bagi siswa yang mengincar fakultas dengan seleksi ketat.
A-Level atau Advanced Level merupakan penilaian berbasis mata pelajaran untuk siswa usia 17-18 tahun yang setara dengan jenjang kelas 11-12 SMA di Indonesia. Program ini menekankan pada kedalaman studi dan kemampuan berpikir kritis standar internasional.
Sementara itu, IGCSE merupakan kurikulum sekolah menengah paling populer di dunia bagi siswa usia 14-16 tahun atau setara jenjang SMP hingga kelas 10 SMA. Kurikulum yang dikembangkan oleh Cambridge Assessment International Education atau Edexcel ini fokus pada pemecahan masalah dalam bahasa Inggris.