Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 23-28

Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 23-28

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional di KM 23 hingga KM 28 Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek pada Senin (11/05/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama proses pemeliharaan infrastruktur jalan berlangsung.

Proses perbaikan difokuskan pada KM 28+175 arah Cikampek guna menjamin kualitas jalan serta kenyamanan para pengguna tol. Dilansir dari Kompas, otoritas jalan tol memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama pengerjaan fisik di lapangan.

Senior Manager Representative Office 1 JTT Amri Sanusi menjelaskan bahwa volume kendaraan di lokasi akan menjadi acuan utama pemberlakuan rekayasa arus tersebut.

"Penerapan contraflow dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi volume lalu lintas di lapangan guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan. Seluruh proses pekerjaan maupun pengaturan lalu lintas dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan baik bagi pengguna jalan maupun petugas di lapangan," kata Amri, dikutip Senin (11/05/2026).

Pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari pemeliharaan bertahap yang telah dimulai sejak 6 Mei 2026 pada Lajur 4. Saat ini, petugas tengah melakukan penanganan di Lajur 3 yang mencakup pembongkaran perkerasan hingga pemasangan geotekstil sepanjang 50 meter.

"Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penghamparan Base A pada Lajur 3 dan seluruh rangkaian pekerjaan ditargetkan selesai hingga 13 Mei 2026," kata Amri.

Meskipun terdapat pengerjaan jalan, lajur lain di jalur arah Cikampek tetap dibuka agar arus lalu lintas tidak terputus total. Pihak JTT menegaskan pentingnya menjaga keandalan fasilitas pada ruas jalan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menekankan bahwa pemeliharaan berkala merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami terus melakukan pemeliharaan secara berkala sebagai upaya menjaga kualitas layanan bagi pengguna jalan. Dengan kondisi infrastruktur yang tetap terjaga, diharapkan perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar," ujar Ria.

Koordinasi intensif telah dilakukan bersama pihak Kepolisian untuk mengatur pergerakan kendaraan dan menempatkan personel di titik-titik rawan. Pengguna jalan diimbau untuk memeriksa kecukupan saldo uang elektronik serta memastikan kondisi fisik kendaraan sebelum melintas di area pekerjaan.

Artikel terkait

Rekomendasi