Sebanyak enam jemaah haji asal Aceh dilaporkan wafat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, hingga awal Juni 2026 akibat mengalami gangguan kesehatan. Berdasarkan data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh yang dilansir dari Cahaya, mayoritas jemaah yang meninggal dunia memiliki riwayat penyakit jantung serta paru-paru.
Kematian terbaru menimpa Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh yang berusia 74 tahun dari Kelompok Terbang (Kloter) 10 asal Kabupaten Pidie. Anggota jemaah tersebut mengembuskan napas terakhir pada Minggu (31/5) di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal membenarkan adanya penambahan jumlah jemaah haji asal daerahnya yang meninggal dunia sewaktu menjalani ibadah di Arab Saudi.
"Benar, satu orang haji Aceh meninggal dunia hari ini, totalnya sudah bertambah menjadi enam orang yang meninggal di Tanah Suci," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal di Banda Aceh, Senin (1/6/2026).
Penyakit gangguan paru-paru serta jantung mendominasi penyebab kematian para jemaah haji tersebut selama berada di Makkah. Pihak PPIH Embarkasi Aceh menjelaskan bahwa kondisi fisik para jemaah menurun akibat masalah kesehatan yang diidap sebelum atau selama rangkaian ibadah.
Lokasi pemakaman para jemaah bertempat di dua titik berbeda di kota Makkah, yakni wilayah Pemakaman Syariah dan daerah Saraya Suhada Al Haram.
"Hingga saat ini tiga orang di Syariah yaitu almarhumah Aminah Ahmad, Siti Salmijah, dan Maimunah. Lalu di Saraya Suhada Al Haram Nurwaida Muhammad Yusuf dan Sulasry Abdul Gani. Sedangkan Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh belum dilaporkan," katanya.
Pihak penyelenggara ibadah haji daerah Aceh turut menyatakan rasa duka mendalam bagi seluruh keluarga jemaah yang telah berpulang di Tanah Suci.
"Semoga diampunkan segala dosanya dan ditempatkan di surga Allah SWT, serta memperoleh haji mabrur," ucapnya.
Ungkapan ketabahan juga disampaikan kepada kerabat agar diberikan kekuatan dalam menerima kabar duka dari pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
"Dan kepada pihak keluarga semoga diberikan kekuatan dan keikhlasan atas kepergian almarhum-almarhumah," tambah Arijal.
Lima jemaah haji Aceh lain yang tercatat meninggal dunia sebelum Ibrahim adalah Sulasry Abdul Gani (74) asal Bireuen yang wafat pada Minggu (31/5) di Hotel Burj Al Wahda Almutamayiz. Selanjutnya Aminah Ahmad (76) dan Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya, serta Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen.