Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang II di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi, resmi dimulai pada Kamis, 7 Mei 2026. Otoritas bandara telah menyiapkan penyambutan khusus bagi kloter awal yang mendarat di fase ini.
Dilansir dari Cahaya, para jemaah yang masuk dalam kategori non-fast track akan diarahkan melalui pintu keluar di zona A, B, D, dan E. Di lokasi tersebut, tersedia fasilitas ruang tunggu atau paviliun yang dapat digunakan untuk beristirahat sejenak setelah penerbangan.
Fasilitas di dalam paviliun mencakup ruangan berpendingin udara (AC), area duduk yang nyaman, serta musala untuk beribadah. Sementara itu, sarana sanitasi seperti toilet tersedia di area luar yang posisinya tidak jauh dari ruang tunggu tersebut.
Aspek kesehatan menjadi prioritas dengan penyediaan klinik di area bandara guna menangani jemaah yang mengalami kelelahan atau gangguan medis saat tiba. Indonesia menempatkan Pos Kesehatan Haji secara spesifik di zona E sebagai titik penanganan pertama.
Selain fasilitas dari Indonesia, Pemerintah Arab Saudi juga menyediakan klinik kesehatan yang terletak di antara zona D dan E. Keberadaan dua fasilitas medis ini memastikan jemaah mendapatkan akses bantuan kesehatan yang cepat di area bandara.
Pihak penyelenggara turut memfasilitasi kebutuhan mobilitas, terutama bagi jemaah lanjut usia, dengan menyediakan mobil golf gratis. Kendaraan ini berfungsi mengantar jemaah dari terminal kedatangan menuju bus agar mereka tidak perlu berjalan jauh.
Dukungan Disabilitas dan Perlengkapan Darurat
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjalin kerja sama dengan pihak Nusuk untuk menyediakan armada khusus bagi jemaah disabilitas. Kendaraan tersebut didesain sedemikian rupa agar dapat mengakomodasi jemaah yang menggunakan kursi roda dengan aman.
Untuk mengantisipasi kendala teknis, daker bandara menyiapkan perlengkapan ihram darurat di lokasi kedatangan. Persediaan ini mencakup kain ihram cadangan untuk pria, abaya untuk perempuan, serta alas kaki seperti sandal.
Jemaah yang mendarat di Jeddah akan langsung diberangkatkan menuju Mekkah menggunakan bus dengan durasi perjalanan sekitar satu jam. Proses kedatangan gelombang II ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 Mei 2026 dengan estimasi 15 kloter mendarat pada hari pertama.