Jemaah Haji Gelombang II Wajib Gunakan Kain Ihram di Embarkasi

Jemaah Haji Gelombang II Wajib Gunakan Kain Ihram di Embarkasi

Jemaah haji Indonesia gelombang II yang mendarat melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah diimbau untuk sudah mengenakan kain ihram sejak berada di embarkasi tanah air mulai Kamis, 7 Mei 2026. Ketentuan ini bertujuan untuk memperlancar alur pergerakan jemaah yang akan langsung menuju Mekkah Al-Mukarramah.

Kewajiban penggunaan pakaian ihram sejak di embarkasi ini secara resmi tercantum dalam Surat Sosialisasi Nomor S-96/BN/2026 yang dirilis pada 5 Mei 2026. Berdasarkan laporan dari Cahaya, kebijakan ini diterapkan karena jemaah gelombang kedua tidak lagi singgah di Madinah melainkan langsung melaksanakan umrah wajib.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa persiapan mengenakan ihram harus dipastikan matang sebelum keberangkatan. Hal ini berkaitan dengan efisiensi waktu saat jemaah tiba di Arab Saudi.

"Mengingat jemaah haji gelombang II akan langsung ke Makkah untuk melakukan umrah wajib," kata Abdul Basir di Madinah, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026).

Abdul Basir menambahkan bahwa koordinasi intensif perlu dilakukan oleh para ketua kelompok terbang (kloter). Selain memastikan penggunaan ihram, pembimbing ibadah juga memiliki peran krusial dalam memeriksa kesiapan syarat sah ibadah para jemaah.

"Sedangkan teman-teman pembimbing ibadah daker juga harus mengingatkan lagi pada jemaah untuk mengecek syarat berihram mereka," kata Abdul Basir.

Meskipun ihram dipakai sejak di embarkasi, niat ihram dan miqat secara syar'i dapat dilakukan saat pesawat berada di wilayah Yalamlam atau setibanya di Bandara Jeddah. Proses pendaratan jemaah gelombang kedua ini dijadwalkan berlangsung hingga penutupan fase kedatangan pada 21 Mei 2026.

Seluruh jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Mekkah akan bersiap melaksanakan puncak ibadah haji. Pelaksanaan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 Hijriah dijadwalkan jatuh pada tanggal 26 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi