Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama resmi dimulai pada Senin (1/6/2026) melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dengan total 6.798 jemaah dijadwalkan terbang kembali ke Tanah Air pada hari pertama tersebut.

Dilansir dari Cahaya, pelepasan keberangkatan jemaah dilakukan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf. Proses pemulangan melalui Jeddah ini akan berlangsung hingga 15 Juni 2026, sedangkan pemulangan gelombang berikutnya melalui Bandara Madinah dijadwalkan pada 16 hingga 30 Juni 2026.

Salah satu jemaah yang bersiap pulang adalah Andi Nurhidayat Husain (46), jemaah haji perempuan asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus ibu tiga anak ini telah menyelesaikan ibadah selama 40 hari di Tanah Suci setelah menanti antrean haji selama 15 tahun.

Andi mengungkapkan rasa harunya yang mendalam saat mengingat kembali perjuangan fisik dan batin yang dilaluinya selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Di Arafah, menangis itu. Saya tidak bisa menjelaskan. Di Muzdalifah, kami murur. Di Mina, perjuangan. Betul-betul perjuangan di Mina,” ungkap Andi dengan air mata yang menetes.

Selama berada di tempat-tempat mustajab di Mekkah dan Madinah, Andi terus memanjatkan doa untuk seluruh anggota keluarganya.

“Pastinya ada untuk suami, orang tua, anak juga,” ungkap dia.

Secara khusus, harapan besar ia langitkan bagi sang ibunda yang sudah lanjut usia agar mendapatkan kesempatan untuk melihat Baitullah.

“Mama saya sudah tua. Semoga dipanggil sama Allah kembali untuk berumrah. Bapak saya sudah meninggal. Sudah haji juga. Tapi ingin mama saya sekali pergi umrah. Mudah-mudahan ada rezeki. Dikasih bisa berumrah kembali bersama. Insya Allah," ucapnya.

Pengalaman spiritual ini juga memperkuat komitmen Andi untuk memperbaiki dedikasi kerjanya setiba di Indonesia.

“Insya Allah akan mengabdi. Diberi amanah, akan menjalankan amanah secara baik dan benar,” tegasnya.

Di sela persiapan kepulangannya, Andi menyiapkan sebuah boneka unta sebagai buah tangan khas Arab Saudi untuk anak bungsunya.

“Ini ikon dari Arab Saudi. Kayaknya ini bagus sekali kalau dibawa pulang,” ujar Andi dengan wajah berbinar.

Sebelum menaiki pesawat, Andi mengirimkan pesan hangat penuh kerinduan untuk keluarga yang menantinya di kampung halaman.

“Buat mama saya, suami saya, dan anak-anak saya. Mama sudah akan pulang, nak. Insya Allah, Hari Selasa akan tiba di tanah air. Di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Tunggu mama, ya,” pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi