Sejumlah jemaah haji asal Indonesia memadati pasar kaget di kawasan Syisyah, Makkah, pada Jumat (8/5/2026) guna mencari kuliner khas nusantara dan oleh-oleh. Kehadiran pasar ini menjadi penawar rindu bagi para jemaah yang sedang menunggu jadwal puncak ibadah haji di Tanah Suci.
Para pedagang di lokasi tersebut aktif menawarkan barang dagangan mereka menggunakan bahasa Indonesia untuk menarik minat pembeli. Berbagai menu tradisional seperti bakso, bubur kacang hijau, klepon, hingga risol tersedia di sepanjang sektor 1 hotel jemaah Indonesia sebagaimana dilansir dari Cahaya.
"Ayo ayo, ada bubur kacang ijo, bubur sumsum, dadar gulung, onde, kelepon, risol," kata seorang pedagang saat menjajakan barang dagangannya di area pasar tersebut.
Aktivitas perdagangan ini tidak hanya terpusat di Syisyah, tetapi juga tersebar di beberapa titik lain seperti wilayah Jarwal dan Aziziyah. Selain makanan siap saji, jemaah juga memanfaatkan momen ini untuk membeli perlengkapan ibadah sebagai buah tangan bagi keluarga di tanah air.
Catur, seorang jemaah dari embarkasi Solo, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran penjual makanan khas Indonesia di sekitar penginapan. Ia merasa cita rasa hidangan yang dijual sangat otentik dan mampu mengobati rasa kangen rumah.
"Ini rasa bakso Indonesia sih, jadi lumayan terobati kangennya," kata Catur, jemaah dari embarkasi Solo (SOC).
Sentuhan budaya Indonesia juga terasa dari kemudahan transaksi yang ditawarkan oleh para pedagang lokal. Slamet, jemaah asal Batang, Jawa Tengah, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan bahasa para pedagang yang mempermudah proses tawar-menawar.
"Ternyata banyak yang bisa menggunakan bahasa Indonesia. Sepertinya orang sini memang kebanyakan belajar bahasa indonesia," kata Slamet.
Hingga hari kesembilan belas operasional haji, tercatat sebanyak 117.452 jemaah dari 303 kloter telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Secara bertahap, jemaah yang sebelumnya berada di Madinah mulai bergerak menuju Makkah untuk bersiap menghadapi puncak haji.
Data terkini menunjukkan 63.822 jemaah dari 165 kloter sudah berada di Makkah untuk menunaikan umrah wajib. Mereka dijadwalkan akan melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji pada 26 Mei 2026 mendatang.