Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah oleh jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, berlangsung hari ini. Waktu lebaran haji kelompok ini tercatat satu hari lebih cepat ketimbang jadwal resmi pemerintah yang ditetapkan pada Rabu besok.
Dikutip dari Detikcom, penetapan 10 Zulhidah oleh penganut tarekat ini merujuk pada sistem perhitungan internal. Metode hisab tersebut diklaim telah diaplikasikan secara konsisten semenjak masa lampau.
"Dari perhitungan kami, Hari Raya Lebaran Haji jatuh hari ini dan itu sudah kami hitung dari awal Ramadhan," kata Zahar saat ditemui di Mushalla Surau Baru, Kota Padang, Selasa (26/5/2026), dikutip Antara.
Formulasi khusus digunakan oleh pengurus setempat dalam menentukan hari-hari besar keagamaan. Sistem penanggalan mandiri ini juga dipakai untuk mengunci awal Ramadan maupun Idul Fitri.
Zahar menyatakan ketidakseragaman tanggal perayaan bukan menjadi kendala yang berarti. Fokus utama seluruh jemaah tertuju pada keikhlasan dalam beribadah serta upaya mendekatkan diri kepada pencipta.
"Tidak apa-apa ada perbedaan yang penting tujuannya sama," ujarnya.
Surau Baru yang berlokasi di Kota Padang ini memegang peranan penting bagi komunitas Naqsyabandiyah. Didirikan sejak tahun 1910, rumah ibadah bersejarah ini menjadi magnet bagi jemaah dari luar wilayah Kecamatan Pauh hingga berbagai kabupaten di Sumatera Barat.
Seorang warga lokal menuturkan pengalamannya yang sejak masa kanak-kanak selalu menunaikan ibadah hari raya di lokasi tersebut bersama kerabat. Dirinya tetap menaruh rasa hormat terhadap kelompok lain maupun otoritas negara yang merayakannya besok.
"Saya sudah sejak kecil diajak orang tua untuk salat di sini terutama Idul Adha dan Idul Fitri," tutur Juni.
Kementerian Agama sendiri sebelumnya mengambil keputusan lewat sidang isbat bahwa 1 Zulhijah bertepatan dengan Senin, 18 Mei. Atas hasil itu, kalender resmi pemerintah mematok Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei.
Langkah resmi kementerian ini beriringan dengan kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Organisasi tersebut menetapkan Hari Arafah 9 Zulhijah jatuh pada Selasa, 26 Mei hari ini, dan menyelenggarakan Salat Idul Adha 10 Zulhijah pada Rabu, 27 Mei besok lewat Kalender Hijriah Global Tunggal.