Jenazah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, rencananya akan dipulangkan untuk dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara, setelah dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 8 Mei 2026. Pejabat negara tersebut mengembuskan napas terakhir pada usia 44 tahun akibat insiden kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Pihak BPK mengonfirmasi bahwa almarhum merupakan pejabat aktif yang telah mengemban amanah di lembaga tersebut sejak dua tahun lalu. Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK merilis pernyataan resmi terkait kabar duka tersebut pada Jumat (8/5/2026).
"BPK berdukacita atas berpulangnya anggota IV BPK. BPK dengan ini menyampaikan bahwa anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun. Almarhum menjabat sebagai anggota IV BPK sejak April 2022," tulis keterangan Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK.
Seluruh jajaran pimpinan lembaga memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi yang diberikan almarhum selama masa jabatannya. Doa dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
"Pimpinan dan segenap keluarga besar BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," tulis BPK.
Saat ini, jenazah masih berada di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Persiapan untuk pemulangan ke Sulawesi Tenggara sedang dilakukan oleh pihak keluarga dan instansi.
"Jenazah saat ini disemayamkan di Rumah Duka Jl Kartika Utama, Jakarta Selatan, dan rencananya akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara," tulis BPK.
Peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa Haerul Saleh terjadi di sebuah rumah di wilayah Jagakarsa. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan kronologi awal berdasarkan laporan warga setempat.
"Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," kata Asril Rizal.
Kepergian Haerul Saleh juga menyisakan duka mendalam bagi rekan sejawatnya di dunia politik, termasuk Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang mengenal almarhum sejak masa pelatihan kader partai.
"Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," kata Habiburokhman.