Jet Tempur Austria Cegat Pesawat Mata-Mata Amerika Serikat

Jet Tempur Austria Cegat Pesawat Mata-Mata Amerika Serikat

Angkatan Udara Austria mengerahkan dua jet tempur Eurofighter Typhoon untuk mencegat pesawat mata-mata turboprop PC-12 milik Amerika Serikat yang memasuki wilayah udara mereka tanpa izin pada Senin, 11 Mei 2026, dan Minggu sebelumnya.

Pengerahan alutsista udara tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Austria, Michael Bauer, yang menyebutkan bahwa identifikasi dilakukan setelah adanya penerbangan ilegal di wilayah kedaulatan mereka.

Dua unit Eurofighter Austria lepas landas pada Senin pukul 12.31 waktu setempat guna mengejar pesawat militer tersebut yang terdeteksi tidak memiliki izin lintas udara resmi.

"Setelah jet Austria mencegat, pesawat militer AS dilaporkan berbalik dan kembali ke Munich, Jerman," muat laman Turki, Anadolu Agency, dikutip Rabu (13/5/2026) melalui CNBC Indonesia.

Pihak militer Austria mencatat bahwa insiden pelanggaran wilayah udara ini bukan merupakan peristiwa tunggal yang melibatkan pesawat yang sama dalam kurun waktu berdekatan.

Bauer mengonfirmasi pula bahwa ini bukan kejadian pertama, di mana pesawat yang sama terlihat pada hari Minggu di atas Austria Hulu, tepatnya di Pegunungan Totes Gebirge.

Langkah selanjutnya dari pemerintah Austria akan mencakup komunikasi antarnegara guna membahas ketegangan yang terjadi di wilayah udara pegunungan tersebut.

Ia kemudian mengatakan insiden tersebut akan ditangani melalui jalur diplomatik.

Pemerintah Austria diketahui terus memperketat pengawasan udara menyusul kebijakan netralitas negara yang melarang keterlibatan militer asing dalam konflik tertentu melalui wilayah mereka.

Wakil Kanselir Andreas Babler melalui media sosial memberikan pernyataan tegas mengenai sikap politik negaranya terhadap keterlibatan dalam konflik bersenjata global.

"tidak ingin terlibat dengan politik kekacauan (Presiden AS Donald) Trump dan perangnya" tulis Andreas Babler.

Politisi tersebut juga menekankan pentingnya menjaga prinsip kedaulatan yang selama ini dipegang teguh oleh masyarakat dan pemerintah Austria.

"Netralitas adalah aset berharga di negara kita. Tidak untuk perang," tegasnya.

Ketegangan ini muncul setelah bulan lalu Austria melarang pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi perang terhadap Iran untuk melintasi ruang udara mereka demi menjaga hukum netralitas.

Artikel terkait

Rekomendasi