Jokowi Siap Keliling Indonesia dan Menangkan PSI Mulai Juni 2026

Jokowi Siap Keliling Indonesia dan Menangkan PSI Mulai Juni 2026

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana melakukan perjalanan keliling Indonesia mulai Juni 2026 untuk menyapa masyarakat dan memperkuat struktur Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga tingkat kecamatan. Agenda ini dipersiapkan setelah kondisi kesehatan Jokowi dinyatakan pulih 99 persen pasca mengalami alergi kulit pada April 2025.

Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, mengungkapkan rencana tersebut usai pertemuan antara Jokowi dengan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Rawamangun pada 1 Mei 2026. Dalam diskusi empat mata selama 30 menit, keduanya membahas keberlanjutan program pemerintahan terdahulu di era Presiden Prabowo Subianto.

"Pada saat pertemuan tersebut juga Pak Jokowi melakukan pembicaraan empat mata dengan Ketua Umum Projo Budiari Setiadi lebih kurang 20-30 menit," kata Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo sebagaimana dilansir Kompas TV.

Freddy menambahkan bahwa Jokowi juga berpesan agar para relawan terus mendukung program-program pembangunan yang sedang berjalan saat ini.

"Dimana menurut Ketua Umum Projo Budi Arie (Setiadi) mereka membicarakan tentang keberlanjutan program-program pada saat pemerintahan Pak Jokowi. Kemudian yang dilanjutkan oleh program-program Pak Prabowo saat ini," ujar Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo.

Terkait agenda kunjungan, Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut menjadi lokasi pertama yang akan disambangi pada Juni mendatang. Dilansir dari Tempo, Jokowi berencana meninjau langsung perkembangan budidaya rumput laut di wilayah tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

"Benar sekali bahwa pernyataan tersebut disampaikan Pak Jokowi kepada para relawan, pada pertemuan Pak Jokowi dengan relawannya pada tanggal 1 Mei 2026 yang lalu di daerah Rawamangun," kata Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo.

Selain menyapa warga, Jokowi secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung memenangkan PSI guna memastikan partai tersebut mampu menembus ambang batas parlemen di masa depan.

"Kata Pak Jokowi 99 persen (pulih), Juni mungkin beliau sudah akan keliling Indonesia untuk menyapa rakyat," ujar Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo kepada CNN Indonesia.

Freddy menegaskan bahwa hingga saat ini Jokowi belum bergabung dengan partai politik manapun meskipun terus memantau kondisi masyarakat dari Aceh hingga Papua.

"Nanti akan ada pertemuan rutin Pak Jokowi dengan relawan, disepakati sekali dalam 3 bulan, tapi tetap pintu Pak Jokowi selalu terbuka kapan saja untuk para relawannya," kata Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai langkah Jokowi ini merupakan upaya menjawab tantangan penurunan sentimen publik. Menurutnya, ketergantungan PSI dan Projo terhadap figur Jokowi masih sangat tinggi untuk mendongkrak elektabilitas organisasi.

"Justru hari ini orang memaki, men-downgrade dan mencaci Jokowi di media sosial. Jadi kita lihat nanti namanya usaha ya, enggak apa-apa namanya keyakinan usaha, coba saja, semoga berhasil," ujar Pangi Syarwi Chaniago, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Pangi berkaca pada kegagalan PSI pada Pemilu 2024 yang tidak lolos ke DPR meski telah mengusung narasi Jokowisme di berbagai kampanye nasional.

"(PSI waktu itu belum lolos) Karena mungkin Jokowinya belum turun gunung. Nah, katanya sekarang Jokowi mau langsung kampanye 24 jam tanpa tidur dari Sabang sampai Merauke. Menyapa, menyalami, bertatap muka ketemu sama masyarakat Indonesia," kata Pangi Syarwi Chaniago, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Keterlibatan langsung mantan wali kota Solo ini dipandang sebagai upaya maksimal untuk mentransfer pengaruh pribadinya kepada basis massa di akar rumput.

"Sejauh yang kita cermati kan merasa Jokowi effect itu lebih besar daripada Projo maupun PSI effect, sehingga memang ketergantungan PSI sama Projo ke Jokowi kan masih kuat, relatif masih tinggi," ujar Pangi Syarwi Chaniago, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Sebelumnya dalam Rakernas PSI di Makassar, Jokowi menegaskan komitmennya untuk mendatangi setiap kabupaten dan kota jika diperlukan untuk memperkuat militansi kader partai.

"Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, semua provinsi. Saya masih sanggup datang ke kabupaten/kota, kalau perlu sampai tingkat kecamatan saya masih sanggup," tegas Joko Widodo, Mantan Presiden RI.

Jokowi menekankan bahwa target jangkauan kunjungannya mencakup ribuan kecamatan di seluruh wilayah kedaulatan Indonesia.

"Kita (Indonesia) inikan punya 38 Provinsi, 514 Kabupaten/Kota, dan kira kira 7.000 kecamatan, saya masih sanggup," tambah Joko Widodo, Mantan Presiden RI.

Ia juga menuntut kerja keras yang sama dari seluruh pengurus partai sebagai syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan politik nasional.

"Saudara saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara bekerja mati matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati matian," tegas Joko Widodo, Mantan Presiden RI.

Artikel terkait

Rekomendasi