Jumlah jemaah haji untuk musim penyelenggaraan tahun 2026 secara resmi menyentuh angka 1.707.301 orang. Data statistik ini dirilis oleh Otoritas Umum Statistik Arab Saudi bertepatan dengan pelaksanaan puncak ibadah haji, dikutip dari Cahaya.
Pihak otoritas mencatat bahwa gelombang kedatangan jemaah terbesar berasal dari luar Arab Saudi. Mereka masuk ke kawasan Kerajaan melalui berbagai pintu gerbang kedatangan resmi yang telah disediakan.
Laporan berkala ini menyajikan data komprehensif mengenai peta kekuatan operasional haji tahun ini. Di dalamnya mencakup data rincian jemaah, persebaran tenaga kerja, pergerakan relawan, hingga pilihan jalur transportasi jemaah internasional.
Dari keseluruhan total tersebut, sebanyak 1.546.655 jemaah tercatat datang dari luar wilayah Arab Saudi. Para jemaah internasional ini merepresentasikan keterwakilan dari 165 kewarganegaraan yang berbeda di dunia.
Sementara itu, sisa peruntukan kuota diisi oleh jemaah domestik yang berjumlah 160.646 orang. Kelompok jemaah domestik tersebut terdiri atas warga negara asli Arab Saudi beserta warga asing yang memiliki izin tinggal sah di sana.
Rincian Demografi Berdasarkan Jenis Kelamin
Otoritas Umum Statistik Arab Saudi juga memetakan populasi jemaah berdasarkan klasifikasi jenis kelamin. Hasil pemetaan menunjukkan adanya selisih angka antara kelompok jemaah laki-laki dan perempuan.
Jumlah jemaah berjenis kelamin laki-laki yang menggabungkan angka domestik dan internasional menyentuh 893.396 orang. Di sisi lain, kelompok jemaah perempuan yang terverifikasi berada pada angka 813.905 orang.
Jalur Udara Menjadi Pilihan Transportasi Utama
Sektor transportasi udara menjadi jalur pergerakan paling sibuk yang digunakan oleh jemaah dari luar negeri. Tercatat ada sebanyak 1.485.729 jemaah yang mendarat melalui berbagai bandara udara Kerajaan.
Pilihan akomodasi perjalanan kemudian diikuti oleh pemanfaatan jalur darat dengan jumlah 54.429 jemaah. Sementara itu, pintu kedatangan melalui jalur laut mencatatkan angka kunjungan paling sedikit, yakni sebanyak 6.497 orang.
Mobilisasi Ratusan Ribu Tenaga Kerja Operasional
Kelancaran arus pelaksanaan ibadah tahun ini didukung penuh oleh kesiapan sumber daya manusia dalam jumlah besar. Manajemen haji mengerahkan sebanyak 441.049 orang tenaga kerja terorganisir di berbagai sektor tugas.
Kekuatan operasional ini juga mendapatkan bantuan tambahan dari elemen masyarakat melalui kehadiran 26.701 orang relawan. Kolaborasi ini difokuskan untuk menjaga aspek pelayanan, sistem keamanan, fasilitas kesehatan, dan kenyamanan ibadah.
Metode Penyusunan Menggunakan Data Administratif
Pihak otoritas menegaskan bahwa basis penyusunan laporan statistik ini mengacu pada akumulasi catatan administratif resmi. Sumber data utamanya disuplai secara langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Langkah integrasi data ini diambil demi menjaga tingkat validitas, akurasi, dan keandalan data. Sistem pengumpulan informasi juga tetap mengadopsi model statistik terpadu yang telah berjalan konsisten selama enam tahun terakhir.
Seluruh rincian dokumen statistik haji 2026 ini kini telah dipublikasikan secara terbuka melalui platform situs resmi lembaga. Data tersebut menjadi acuan primer global dalam mengukur dinamika kuantitas jemaah dan manajemen logistik haji.