Kamaruddin Simanjuntak Layani Kasus Brigadir J Tanpa Tarif Sepeserpun

Kamaruddin Simanjuntak Layani Kasus Brigadir J Tanpa Tarif Sepeserpun

Kondisi kesehatan pengacara Kamaruddin Simanjuntak tengah menjadi sorotan publik lantaran tubuhnya terlihat lebih kurus dari biasanya. Sosok ini dikenal luas setelah menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dalam kasus pembunuhan yang melibatkan Ferdy Sambo pada 2022 lalu.

Dilansir dari Suara, Kamaruddin menunjukkan dedikasi luar biasa dengan memberikan layanan hukum secara cuma-cuma kepada keluarga korban. Di tengah skandal besar yang mengguncang institusi Polri, banyak pihak yang bertanya-tanya mengenai tarif yang dipatok oleh pengacara vokal tersebut.

Faktanya, Kamaruddin Simanjuntak tidak meminta bayaran satu rupiah pun dari keluarga Brigadir J. Ia secara terbuka menyatakan bahwa penanganan kasus pembunuhan sadis tersebut merupakan sebuah misi kemanusiaan murni.

Latar belakang ekonomi keluarga Brigadir J di Sumatera Utara yang sederhana menjadi pertimbangan utama Kamaruddin. Ayah korban diketahui sudah tidak bekerja, sementara sang ibu hanya mengandalkan pendapatan sebagai guru SD sembari membiayai kuliah adik korban.

Kamaruddin menegaskan komitmennya untuk membantu tanpa memandang latar belakang suku atau golongan. Pengacara senior ini bahkan rela mencairkan deposito pribadinya demi membiayai operasional tim hukum selama persidangan berlangsung.

"Jangankan orang Simanjuntak, orang Jawa, Sunda saya layani gratis."

Keberaniannya juga terlihat saat ia merogoh kocek pribadi sebesar Rp80 juta untuk mendatangkan 12 saksi dari pihak keluarga ke Jakarta. Hal ini dilakukan agar mereka dapat memberikan keterangan secara langsung di hadapan majelis hakim.

Menolak Tawaran Dana Fantastis

Integritas Kamaruddin diuji ketika ia mengaku didatangi oleh sejumlah utusan yang diduga mewakili pihak Ferdy Sambo. Para utusan tersebut, yang disebutnya terdiri dari jenderal aktif maupun nonaktif, mencoba menawarkan uang dalam jumlah besar.

Bahkan, Kamaruddin mengeklaim pernah ditawari dana hingga ratusan miliar rupiah oleh pihak yang mengaku utusan presiden dan jenderal bintang tiga. Namun, semua tawaran tersebut ia tolak mentah-mentah karena baginya keadilan tidak dapat diperjualbelikan.

Estimasi Tarif Pengacara Senior di Jakarta

Meskipun menangani kasus Brigadir J secara pro bono, profesi pengacara senior di Jakarta umumnya memiliki standar tarif yang cukup tinggi. Berikut adalah estimasi pasar untuk layanan hukum di kelas pengacara senior:

Daftar Estimasi Tarif Layanan Hukum Pengacara Senior
Jenis Layanan HukumEstimasi Tarif / Biaya
Konsultasi AwalRp500.000 – Rp2.000.000 per sesi
Kasus Pidana UmumRp50 juta – Rp300 juta ke atas
Kasus Korupsi/High ProfileRp500 juta – Miliaran Rupiah
Kasus Perdata Besar5% – 20% dari nilai kemenangan
Retainer Bulanan KorporasiPuluhan hingga Ratusan Juta Rupiah

Profil dan Rekam Jejak Kamaruddin Simanjuntak

Lahir di Siborongborong pada 21 Mei 1974, perjalanan hidup Kamaruddin penuh dengan rintangan. Setelah lulus SMA, ia sempat hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di kolong jembatan Klender saat pertama kali merantau ke Jakarta.

Ia bekerja serabutan sebelum akhirnya berhasil menempuh studi hukum di Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan lulus dengan predikat cumlaude pada 2004. Kariernya terus menanjak hingga ia mendirikan Victoria Law Firm pada tahun 2019.

Sebelum melejit lewat kasus Sambo, ia telah menangani perkara besar seperti korupsi Wisma Atlet Hambalang dan proyek e-KTP. Dalam kasus Brigadir J, ia berhasil mematahkan narasi awal kepolisian yang menyebut adanya baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

Perjuangan Kamaruddin juga mencakup pengajuan gugatan perdata senilai Rp7,5 miliar terhadap pihak Sambo cs. Gugatan ini ditujukan untuk memenuhi hak-hak keluarga korban, termasuk upah, tunjangan, serta dana pensiun yang seharusnya diterima Brigadir J.

Artikel terkait

Rekomendasi