Kamaruddin Simanjuntak Jalani Masa Pemulihan Usai Kondisi Kesehatan Menurun

Kamaruddin Simanjuntak Jalani Masa Pemulihan Usai Kondisi Kesehatan Menurun

Pengacara Kamaruddin Hendra Simanjuntak dilaporkan tengah menjalani masa pemulihan akibat sakit yang dideritanya pada Senin, 11 Mei 2026, setelah beredar video yang menunjukkan perubahan drastis pada penampilan fisik sang pembongkar kasus Ferdy Sambo tersebut.

Kamaruddin yang dikenal publik lewat keberaniannya menangani kasus pembunuhan Brigadir J kini terlihat memiliki tubuh kurus dan wajah pucat dalam rekaman yang dibagikan rekan sejawatnya. Melansir laporan video.tribunnews.com, pria kelahiran Siborongborong ini tampak duduk lesu saat menerima kunjungan dari kolega yang memberikan dukungan moral di tengah masa pengobatannya.

Kabar mengenai kondisi kesehatan terkini Kamaruddin juga diperkuat oleh unggahan akun media sosial Facebook Evata Kasih yang dikutip oleh harianaceh.co.id. Pemilik akun menyebutkan bahwa sang pengacara yang lahir pada 21 Mei 1974 ini sedang dalam proses penyembuhan demi mengembalikan stamina primanya seperti sedia kala.

"Keadaan pengacara Kamaruddin Hendra Simanjuntak sekarang.Dalam proses pengobatan. Kita doakan Supaya Bapak kamaruddin Semakin sehat, setelah kemarin heboh dikabarkan meninggal, " tulis Evata Kasih, pemilik akun Facebook.

Selain memberikan informasi kesehatan, pihak keluarga dan rekan dekat juga melakukan klarifikasi terhadap isu miring yang sempat beredar di masyarakat. Rekan sejawat Kamaruddin, Martin Lukas Simanjuntak, menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan Kamaruddin meninggal dunia pada Maret 2026 adalah misinformasi atau hoaks.

"Puji Tuhan, Bang Kamaruddin Simanjuntak saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari istri dan keluarga inti beliau. Sehubungan dengan adanya miss informasi yang sempat beredar, kami mohon kepada rekan-rekan semua untuk tidak lagi melakukan repost dan/atau menyebarluaskan informasi tersebut, guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat," tulis Martin Lukas Simanjuntak, rekan sejawat Kamaruddin.

Pernyataan tersebut dikeluarkan untuk meredam kekhawatiran publik sekaligus meluruskan kondisi sebenarnya dari pengacara lulusan SMA Negeri 1 Siborongborong itu. Martin juga sempat mengenang dedikasi Kamaruddin saat mengawal kasus pembunuhan berencana terhadap Yosua pada tahun 2022 hingga awal 2023.

"Soal putusan hukuman mati Ferdy Sambo, pertama saya sedih dan menangis. Tahun lalu saya menawarkan kepada Ferdy Sambo bahkan dan Putri Candrawathi supaya menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga," ungkap Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J.

Kamaruddin kala itu menyayangkan sikap keras kepala para terdakwa yang tidak merespons sarannya untuk menunjukkan penyesalan atas peristiwa yang terjadi. Ia menganggap kegigihannya dalam persidangan merupakan bentuk perlawanan terhadap kezaliman hukum di Indonesia.

"Coba dia dengar saran saya. Saya sudah meminta waktu saat itu, tetapi tidak direspons karena kecongkakannya," sambung Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin menegaskan pentingnya persatuan masyarakat dalam melawan praktik mafia hukum di tanah air sebagai pelajaran berharga dari kasus yang ia tangani tersebut.

"Ini adalah titik balik bahwa Indonesia harus bangkit dan berdiri lawan segala kezaliman, lawan kejahatan, lawan mafia hukum. Kita harus bersatu padu," imbuh Kamaruddin Simanjuntak.

"Mari kita doakan pengajara pembela kebenaran. Tuhan Yesus memberikan kesembuhan untuk Bapak Kamaruddin semakin sehat dan pulih. Amin," tutup Evata Kasih, dalam unggahannya.

Sosok Kamaruddin memiliki latar belakang hidup yang penuh perjuangan sejak memutuskan merantau ke Jakarta setelah lulus sekolah menengah atas sebelum akhirnya dikenal sebagai advokat vokal dalam membela klien dari kalangan masyarakat kecil.

Artikel terkait

Rekomendasi