Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal atau bintang tiga setelah adanya penyesuaian struktural di lingkungan Kepolisian Daerah Metro Jaya. Perubahan pangkat ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 38/POLRI/Tahun 2026 yang ditetapkan pada Rabu (13/5/2026) lalu.
Kenaikan pangkat perwira tinggi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (15/5/2026). Dilansir dari Megapolitan, posisi pucuk pimpinan di wilayah hukum Jakarta kini secara resmi dijabat oleh jenderal bintang tiga.
“Artinya untuk jabatan Kapolda Metro Jaya itu diduduki oleh bintang tiga,” kata Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/5/2026).
Penyesuaian kepangkatan ini dilakukan untuk menyelaraskan tingkatan komando dengan instansi militer terkait di wilayah ibu kota. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penjelasan mengenai alasan di balik kebijakan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi tersebut.
"(Alasan kenaikan pangkat) menyesuaikan dengan Pangdam," kata Jenderal Sigit kepada Kompas.com, Rabu.
Kapolri menyebut langkah ini diambil agar pangkat Kapolda Metro Jaya setara dengan Panglima Kodam Jaya, Letnan Jenderal Deddy Suryadi, yang telah lebih dulu menyandang pangkat bintang tiga. Pengumuman resmi mengenai status baru Asep Edi Suheri juga telah dipublikasikan melalui media sosial resmi institusi.
“Selamat dan sukses kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Menanggapi perubahan status kepangkatan ini, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan catatan terkait tanggung jawab baru yang diemban. Anggota Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, menekankan pentingnya korelasi antara pangkat tinggi dengan kualitas pelayanan publik.
“Oleh karena itu, peningkatan status dari bintang dua menjadi bintang tiga ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang terbaik. Semoga hal ini menjadi sinyal yang baik untuk kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Anam dalam keterangannya, Jumat.
Anam menilai karakteristik wilayah Jakarta yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, dan kepolisian yang kompleks menuntut standar pelayanan yang lebih tinggi. Peningkatan status organisasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya ke depannya.