Kapolri Resmikan Laboratorium Logistik dan Distribusikan 430 Kendaraan

Kapolri Resmikan Laboratorium Logistik dan Distribusikan 430 Kendaraan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan laboratorium baru milik Staf Logistik (Slog) Polri untuk meningkatkan standar kualitas perlengkapan personel di Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). Peresmian ini dilakukan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri Tahun Anggaran 2026, dilansir dari Nasional.

Fasilitas laboratorium tersebut difungsikan sebagai pusat pengujian materiil, mulai dari seragam hingga peralatan perlindungan diri lainnya. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh logistik yang diterima anggota Polri di lapangan telah memenuhi kriteria teknis yang ketat.

"Baru saja kami melaksanakan beberapa kegiatan terkait dengan rangkaian Rakernis Logistik Polri. Yang pertama, tadi kita melaksanakan peresmian terkait dengan lab baru yang dimiliki oleh Logistik," ujar Sigit, Selasa.

Eksistensi laboratorium ini menjadi bagian dari upaya modernisasi manajemen logistik di lingkungan kepolisian. Keberadaan peralatan pengujian yang mutakhir diharapkan dapat meminimalisir adanya ketidaksesuaian spesifikasi pada pengadaan barang.

"Di dalamnya berisi peralatan-peralatan yang digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada anggota betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri," imbuh dia.

Selain laboratorium, Jenderal Sigit juga meninjau berbagai perangkat pengamanan baru bagi personel yang bertugas di zona konflik atau wilayah rawan kerusuhan. Perlengkapan ini dirancang secara khusus untuk menghadapi ancaman fisik seperti senjata tajam, bom molotov, hingga serangan panah.

"Bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan dan Alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah," ucapnya.

Penggunaan alat pelindung diri yang lebih canggih ini bertujuan untuk menjamin keamanan petugas saat melakukan pelayanan publik di tengah risiko tinggi. Kapolri menegaskan bahwa aspek keamanan personel berbanding lurus dengan kepercayaan diri mereka dalam menjaga kondusivitas masyarakat.

"Ini semua dimaksud untuk tentu saja agar anggota betul-betul bisa tampil percaya diri, khususnya dalam melaksanakan kegiatannya memberikan rasa aman bagi masyarakat menghadapi berbagai macam potensi risiko ancaman yang akan dihadapi," ujar dia.

Dalam agenda yang sama, Kapolri menyerahkan dukungan mobilitas berupa 430 unit kendaraan operasional untuk berbagai satuan. Armada ini mencakup sepeda motor, mobil patroli bertenaga listrik, hingga unit khusus seperti ambulans darurat dan kendaraan evakuasi banjir.

Distribusi kendaraan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan geografis dan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing daerah tugas. Peningkatan sarana dan prasarana ini diproyeksikan dapat mengoptimalkan respon Polri dalam menghadapi bencana alam maupun situasi darurat medis secara cepat.

Artikel terkait

Rekomendasi