Kasus hukum kini menjerat model dewasa Adva Lavie atas dugaan pemerasan serta pencurian yang menargetkan pria kaya berusia lanjut. Masalah ini juga menyeret sang tunangan yang merupakan miliarder asal Amerika Serikat, Stephen Cloobeck.
Jaksa Los Angeles mendakwa Lavie menjalankan skema romansa palsu dari tahun 2023 sampai 2025, seperti dikutip dari Wolipop. Wanita ini diduga menggunakan aplikasi kencan demi mendekati para korban, menjalin hubungan, lalu masuk ke kediaman mereka.
"Dia berpura-pura menjadi pacar dan teman perjalanan untuk mendapatkan akses ke rumah korban, lalu mencuri uang tunai, emas, dan barang-barang desainer mewah," ungkap jaksa dalam dokumen kasus.
Lavie yang memiliki nama lain Mia Ventura dituduh menyasar pria kaya berumur serta perempuan muda di area elite termasuk Beverly Hills, West Hollywood, dan Los Angeles. Kendati demikian, ia menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan tersebut.
Skandal ini semakin berkembang sewaktu Stephen Cloobeck ikut ditangkap petugas pada Selasa (13/5/2026). Pengusaha berusia 64 tahun itu disangka berupaya memengaruhi saksi agar enggan memberikan kesaksian dalam perkara Lavie.
Cloobeck kini menghadapi tiga dakwaan percobaan merintangi saksi dan satu tuduhan melakukan kontak telepon yang mengganggu. Dirinya dibebaskan setelah menyerahkan diri ke polisi di West Hollywood dan membayar uang jaminan senilai US$300 ribu.
Hubungan asmara pasangan tersebut diketahui baru berjalan sejak tahun 2025. Delapan bulan setelahnya, Cloobeck melamar Lavie pada Hari Valentine melalui pemutaran video romantis di hadapan para tamu dari kalangan atas.
Imbas proses hukum ini, rencana pernikahan mereka yang sedianya digelar di Yerusalem pada Juni 2026 resmi batal. Lavie diwajibkan menyerahkan paspornya serta mendapatkan larangan keluar dari wilayah California selama persidangan.