Arus lalu lintas di dua jalan tol utama Sydney, Australia, mengalami kelumpuhan total pada Jumat (15/5/2026) sore setelah terjadi dua kecelakaan beruntun di ruas M4 dan M5. Insiden tersebut memicu antrean kendaraan sepanjang tujuh kilometer dan memaksa otoritas menutup jalur selama beberapa jam saat jam sibuk berlangsung.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat di Terowongan Cooks River, Kyeemagh, yang melibatkan sebuah mobil terbalik serta dua kendaraan lain di jalur barat M5 Motorway. Penutupan total akses ke arah barat dilakukan untuk proses evakuasi sehingga berdampak pada arus menuju Bandara Sydney dan wilayah selatan kota.
Pihak Kepolisian New South Wales (NSW) segera memberikan pernyataan resmi guna memberikan informasi terkini mengenai kondisi di lokasi kejadian. Meskipun situasi diklaim terkendali, pembersihan area di dalam terowongan tetap memerlukan waktu yang cukup lama.
"Tidak diyakini ada cedera serius, tetapi penutupan terowongan menyebabkan antrean panjang," ujar juru bicara Kepolisian NSW sebagaimana dilansir dari Yahoo News.
Hampir bersamaan dengan peristiwa di M5, tabrakan yang melibatkan tiga mobil memblokir seluruh jalur timur tol M4 di Prospect, Sydney Barat. Dilansir dari laporan koranmanado.co.id dan harianbasis.co, kemacetan di titik dekat Greystanes Road ini mencapai tujuh kilometer sebelum jalur dibuka kembali pada pukul 16.00 waktu setempat.
Dokumentasi visual dari 7NEWS menunjukkan kepadatan ekstrem di mana pengemudi truk besar berupaya melakukan manuver mundur untuk keluar dari jebakan macet. Laporan infonasional.com menyebutkan beberapa pengendara bahkan memilih meninggalkan kendaraan mereka karena arus lalu lintas yang tidak bergerak sama sekali.
Selama penutupan jalur M5, petugas mengalihkan pengendara melalui rute alternatif seperti Bestic Street, West Botany Street, Forest Road, hingga King Georges Road. Jalur tol M5 baru beroperasi normal secara penuh pada pukul 16.30 setelah layanan darurat menyelesaikan penanganan di lokasi kecelakaan.
Otoritas transportasi setempat memberikan peringatan bahwa dampak kepadatan masih akan dirasakan komuter hingga Jumat malam di kedua koridor tersebut. Para pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi keterlambatan durasi perjalanan atau mencari jalur alternatif guna menghindari sisa penumpukan kendaraan.