Fase kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai pada Kamis (7/5/2026) dengan pendaratan perdana di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Kelompok terbang 12 dari Embarkasi Lombok menjadi rombongan pertama yang tiba untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah guna melaksanakan umrah wajib.
Sebanyak 15 kelompok terbang dijadwalkan akan memadati area kedatangan Bandara Jeddah sepanjang hari ini. Berdasarkan data operasional terkini yang dilansir dari Detikcom, seluruh jemaah pada fase ini akan langsung diarahkan menuju bus untuk menuju Kota Suci tanpa singgah di Madinah.
Perbedaan prosedur terlihat pada jemaah gelombang kedua yang terpantau sudah mengenakan kain ihram sejak berangkat dari embarkasi di tanah air. Langkah efisiensi waktu ini diambil agar jemaah dapat segera melakukan perjalanan darat menuju pemondokan setibanya di Arab Saudi.
Meskipun pakaian ihram sudah dikenakan sejak dari Indonesia, jemaah baru akan melafalkan niat ihram atau miqat saat berada di dalam pesawat atau sesaat setelah mendarat. Penyesuaian teknis ini dilakukan untuk memperlancar arus pergerakan jemaah di gerbang masuk Jeddah.
Hingga saat ini, total pergerakan jemaah haji Indonesia yang telah berada di Tanah Suci mencapai 104.507 orang dari total 265 kloter yang tiba. Dari jumlah keseluruhan tersebut, tercatat sebanyak 22.282 orang merupakan jemaah lanjut usia yang mendapatkan perhatian khusus dari petugas.
Petugas Haji saat ini terus disiagakan di berbagai titik strategis bandara untuk memberikan pengawalan ekstra bagi para lansia. Fokus utama pendampingan meliputi bantuan mobilisasi dari bandara hingga proses penempatan di lokasi pemondokan wilayah Makkah.