Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersiap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (7/5/2026). Sebanyak 15 kelompok terbang dijadwalkan mendarat pada hari pertama fase kedatangan tersebut.
Dilansir dari Nasional, tiga kelompok terbang (kloter) awal yang akan tiba berasal dari embarkasi Lombok (LOP), Aceh (BTJ), dan Solo (SOC). Persiapan fasilitas telah dipastikan melalui orientasi lapangan oleh tim Daerah Kerja (Daker) Bandara pada Rabu (6/5/2026).
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa jemaah asal Lombok dijadwalkan mendarat pukul 06.30 Waktu Arab Saudi (WAS), disusul jemaah Aceh pukul 07.30 WAS. Koordinasi intensif juga telah dilakukan dengan pihak otoritas setempat terkait alur kedatangan jemaah.
"Pada jalur fast track rencananya akan landing pukul 07.55 Waktu Arab Saudi kloter SOC 44," papar Abdul Basir, Kepala Daker Bandara.
Peninjauan langsung ke area bandara dilakukan guna menjamin kelancaran sarana dan prasarana bagi jemaah yang baru tiba. Selain aspek teknis, pihak Nusuk Marhaba juga telah menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut rombongan dari Indonesia.
"Mereka (pihak Nusuk Marhaba) antusias dan tidak sabar menanti kedatangan jemaah haji Indonesia," kata Abdul Basir.
Terkait prosedur ibadah, terdapat aturan khusus bagi jemaah gelombang kedua karena mereka akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Berdasarkan surat sosialisasi nomor S-96/BN/2026, jemaah diwajibkan sudah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di tanah air.
"Mengingat jemaah yang akan tiba di Bandara King Abdul Aziz akan langsung menuju ke Mekkah," kata Abdul Basir.
Jemaah diperbolehkan melakukan mandi sunah dan memakai ihram di embarkasi, namun niat ihram dapat diucapkan saat berada di pesawat atau setelah mendarat di Jeddah. Petugas pembimbing ibadah akan bersiaga di bandara untuk memverifikasi kesiapan ihram jemaah sebelum diberangkatkan ke Makkah.
Fase kedatangan gelombang kedua ini akan berlangsung selama dua pekan hingga 21 Mei 2026. Perjalanan dari Bandara Jeddah menuju Makkah diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam perjalanan darat.