Keir Starmer Hadapi Krisis Kepemimpinan Usai Mundurnya Empat Menteri

Keir Starmer Hadapi Krisis Kepemimpinan Usai Mundurnya Empat Menteri

Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dijadwalkan bertemu Menteri Kesehatan Wes Streeting pada Rabu pagi waktu setempat guna meredam gejolak kepemimpinan di internal Partai Buruh. Pertemuan di Downing Street ini terjadi setelah empat menteri mengundurkan diri dan lebih dari 80 anggota parlemen mendesak Starmer untuk meletakkan jabatan.

Gelombang pengunduran diri dipicu oleh hasil pemilihan umum yang buruk pekan lalu dan dimulai oleh Jess Phillips yang mundur dari posisi menteri perlindungan. Selain Phillips, menteri lainnya yang melepaskan jabatan adalah Miatta Fahnbulleh, Alex Davies-Jones, dan sekutu dekat Streeting, Zubir Ahmed.

Meskipun tekanan meningkat, Starmer menegaskan pemerintahannya akan tetap fokus pada agenda legislatif yang akan disampaikan dalam Pidato Raja (King's Speech). Pidato tersebut direncanakan mencakup 35 rancangan undang-undang, termasuk reformasi layanan kesehatan (NHS), kepolisian, migrasi, dan potensi nasionalisasi British Steel.

Seorang sumber pemerintah mengatakan kepada BBC bahwa Starmer menolak membahas hasil pemilu atau kepemimpinan dalam rapat kabinet pada Selasa.

"expects us to get on with governing" kata Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris.

Starmer menegaskan kepada kabinetnya bahwa masyarakat mengharapkan pemerintah terus bekerja, sembari menunjukkan bahwa tantangan kepemimpinan formal belum dipicu sesuai aturan partai. Berdasarkan aturan Partai Buruh, tantangan formal memerlukan dukungan dari 20 persen anggota parlemen atau sekitar 81 orang.

Jess Phillips menjadi salah satu sosok paling vokal dalam pengunduran dirinya melalui surat resmi kepada Perdana Menteri.

"real change" kata Jess Phillips, Mantan Menteri Perlindungan.

Phillips menyebutkan bahwa dalam perannya, perubahan nyata biasanya lahir dari ancaman yang ia buat setelah terjadinya kesalahan fatal. Ia juga memberikan penilaian pribadi terhadap karakter sang Perdana Menteri.

"I think you are a good man fundamentally, who cares about the right things however I have seen first-hand how that is not enough" ujar Jess Phillips, Mantan Menteri Perlindungan.

Menurut Phillips, keengganan untuk berdebat seringkali membuat peluang kemajuan terhenti dan tertunda.

"The desire not to have an argument means we rarely make an argument, leaving opportunities for progress stalled and delayed" kata Jess Phillips, Mantan Menteri Perlindungan.

Ia menutup suratnya dengan menyatakan tidak bisa lagi mengabdi di bawah kepemimpinan saat ini karena tidak melihat perubahan yang diharapkan negara.

"I want a Labour government to work and I will strive as I always have for its success and popularity, but I'm not seeing the change I think I, and the country expect, and so cannot continue to serve as a minister under the current leadership" ujar Jess Phillips, Mantan Menteri Perlindungan.

Menteri lain yang mundur, Miatta Fahnbulleh, mendesak Starmer untuk segera menetapkan jadwal transisi kepemimpinan demi kepentingan partai dan negara.

"to do the right thing for the country and the party and set a timetable for an orderly transition" kata Miatta Fahnbulleh, Mantan Menteri Devolusi.

Kekecewaan serupa disampaikan oleh Alex Davies-Jones yang meminta tindakan radikal dan berani dari pimpinan partai.

"bold, radical action" kata Alex Davies-Jones, Mantan Menteri Korban dan Kekerasan Perempuan.

Zubir Ahmed, yang mundur pada hari Selasa, menyatakan bahwa kepercayaan publik terhadap Perdana Menteri telah hilang sepenuhnya.

"irretrievably lost confidence in you as prime minister" ujar Zubir Ahmed, Anggota Parlemen Labour.

Ahmed menegaskan bahwa mempertahankan jabatan dalam kondisi saat ini sudah tidak mungkin lagi dilakukan.

"continuation in office is wholly untenable" kata Zubir Ahmed, Anggota Parlemen Labour.

Di sisi lain, Wakil Perdana Menteri David Lammy menyatakan dukungan penuh kepada Starmer dan meminta rekan-rekannya yang mendesak pengunduran diri untuk menahan diri.

"full support" ujar David Lammy, Wakil Perdana Menteri.

Ia memperingatkan agar anggota parlemen tidak mengambil langkah yang lebih jauh di tengah situasi yang sedang memanas.

"step back" kata David Lammy, Wakil Perdana Menteri.

Dalam upaya menstabilkan posisinya pada Senin lalu, Starmer sempat berpidato mengenai tantangan besar yang dihadapi Inggris.

"incremental change won't cut it" kata Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris.

Ia berjanji akan menghadapi masalah besar negara tersebut karena menurutnya perubahan kecil saja tidak akan cukup. Saat ini, posisi menteri yang kosong telah diisi oleh penunjukan baru, termasuk Nesil Caliskan dan Catherine Atkinson, guna menjaga jalannya pemerintahan.

Artikel terkait

Rekomendasi